Gogoh Iwak Ceria 2026 Jadi Cara Alihkan Anak dari Kecanduan Gawai
Gogoh Iwak Ceria 2026 di Dadap Sumilir, Kulonprogo, mengajak anak menjauh dari gawai melalui permainan menangkap ikan di alam terbuka.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo masih memiliki pekerjaan rumah (PR) dalam penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2025. Pasalnya, sampai saat ini, masih ada 6344 RTLH yang butuh penanganan. Sedangkan jangkauan anggarannya hanya dapat mengakomodasi perbaikan ratusan RTLH.
BACA JUGA: Masih Ada 5.000an RTLH di Kulonprogo Belum Ditangani
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUPKP Kulonprogo, Sulung Ambang Sujagad mengatakan, penanganan RTLH didasarkan kemampuan anggaran dari jawatannya. Untuk tahun ini, baru ada 162 RTLH di Bumi Binangun yang menerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan Rp20 juta untuk satu RTLH. Adapun pendataan untuk penerima RTLH sudah dilakukan sejak Mei lalu.
"Saat ini sedang proses kelengkapan persyaratan administrasi untuk pembukaan rekening. Pencairan dananya sekitar bulan depan," katanya, Rabu (4/6/2025).
Setelah itu, kata Sulung, baru akan dilakukan proses pembangunan RTLHnya. Anggaran Rp20 juta itu, menurut Sulung bersifat stimulan untuk peningkatan kualitas rumah. Nantinya penggunaan tersebut harus diperuntukan terkait perbaikan rumah. Seperti pembelian material dan bahan bangunan.
"Tidak boleh digunakan untuk lainnya," tegas Sulung.
Dalam proses penggunaan dana stimulan, Sulung menegaskan, dinas akan disediakan fasilitator. Tugasnya membantu proses administrasi, verifikasi, dan terkait teknis pelaksanaannya. Sulung menegaskan, fasilitator juga bertugas untuk mengawal agar pelaksanaannya sesuai prosedur dan pedoman. Sehingga penyelesaiannya bisa tepat waktu.
"Fasilitator juga menjembatani komunikasi dari masyarakat ke Pemkab atay sebaliknya," tuturnya. Setiap penerima nanti membuka rekening baru yang khusus menerima dana stimulan.
Selain itu, kata dia, penerima dibantu oleh fasilitator dalam membuat daftar kebutuhan dan bahan. Setelah disepakati maka uang ditansfer ke toko bangunan langsung dari rekening penerima bantuan.
"Lantas dilanjutkan dengan implementasi perbaikan rumahnya," tandas Sulung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gogoh Iwak Ceria 2026 di Dadap Sumilir, Kulonprogo, mengajak anak menjauh dari gawai melalui permainan menangkap ikan di alam terbuka.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Most Impactful Digital Transformation Enabler
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.
Nvidia memperkenalkan AI synthetic video detector yang mampu mendeteksi video deepfake hanya dalam 22 milidetik dengan akurasi hingga 92 persen.
Doomscrolling adalah kebiasaan membaca berita negatif secara berlebihan di media sosial yang dapat memicu stres, kecemasan, insomnia hingga gangguan kesehatan j