Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Suasana Rusunawa Triharjo yang dikelola Pemkab Kulonprogo dimana akan dibangun IPAL, taman bermain dan pagar pada tahun ini./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Fasilitas dua rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kulonprogo akan diperbaiki. Perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan layanan rusunawa di Bumi Binangun agar semakin banyak peminatnya.
Rusunawa pertama berlokasi di Triharjo, Kapanewon Kokap. Di sini Pemkab akan membangun fasilitas instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), fasilitas umum berupa taman bermain, dan pagar. Sedangkan di rusunama kedua yang berlokasi di Tuksono, Kapanewon Sentolo akan dibangun tempat parkir.
Kepala UPT Rusunawa Kulonprogo, Daryana menjelaskan IPAL yang akan dibangun itu lantaran saluran IPAL lama yang ada sudah rusak dan tak memungkinakan diperbaiki. Pembangunan IPAL baru di Rusunawa Triharjo itu untuk satu unit dimana total sudah ada empat unit IPAL. "Ada empat yang ada, tetapi satu rusak, maka perlu ada pembangunan baru satu unit IPAL lagi. Perbaikan IPAL yang rusak ini sudah tidak memungkinkan, karena sudah ada pencemaran dan mengganggu," terang Daryana.
Sementara untuk pembangunan taman bermain di RUsunawa Triharjo, jelas Daryana, adalah usulan dari penghuni yang ada. Ia yang kerap meninjau rusunawa itu juga kerap melihat anak-anak bermain di tangga dan tempat tinggi lainnya yang berbahaya.
"Waswas juga kalau terjadi apa-apa, tapi selama ini belum ada kejadian seperti itu. Makanya dibangun taman bermain ini untuk memfasilitasi kebutuhan anak," paparnya.
Sedangkan pembangunan pagar di Rusunawa Triharjo dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan. Lalu pembangunan tempat parkir di Rusunawa Tuksono dilakukan karena memang belum ada tempat parkir di sana. "Selama ini penghuni parkir di tempat kosong saja, ini kami lihat kurang rapi dan kurang aman juga. Maka kami bangunkan lokasi parkir," ungkap dia.
BACA JUGA: Rusunawa Giripeni Belum Dihuni, Ternyata Ini Alasannya
Daryana menerangkan pembangunan itu dilakukan pada 2024 ini dengan sasaran meningkatkan pelayanan agar makin banyak yang berminat pada rusunawa. Dimana kini okupasinya sudah diatas 70% di dua rusunawa tersebut. "Tantangannya memasarkan yang rusun di lantai atas, kalau yang bawah-bawah sudah terisi seluruhnya," katanya.
Kepala Seksi Tata Usaha UPT Rusunawa Kulonprogo, Nomi Deviana menyebut sumber pendanaan untuk pembangunan empat proyek itu dari APBD 2024.
Dia merinci untuk pembangunan IPAL menghabiskan Rp200 juta, tempat parkir sebesar Rp70 juta, pembangunan pagar sebanyak Rp200 juta, dan taman bermain dananya Rp60 juta.
Proses penganggaran pembangunan fasilitas rusunawa itu, jelas Nomi, sudah disetujui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kulonprogo. "Tinggal dilakukan pengerjaan pada 2024 ini, kami harap semuanya lancar karena tujuannya untuk meningkatkan layanan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.