Kali Belakang Kantor Pemkab Gunungkidul Ditutup, Habiskan Rp1 Miliar
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman saat menandatangni Perjanjian Kerja Sama dengan Polbangtan Yogyakarta-Magelang di Rumah Dinas Bupati, Rabu (5/6/2024). Istimewa Humas Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menjalin kerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang untuk mencetak petani milenial yang handal. Langkah ini diwujudkan dengan memberikan kesempatan bagi anak-anak petani yang berprestasi untuk berkuliah di kampus tersebut.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, perjanjian kerja sama sudah ditandatangi dengan pihak kampus Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Rabu (5/6/2024). Kerja sama merupakan bentuk komitmen dari pemkab untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pertanian.
“Salah satu upayanya dengan memberikan kesempatan bagi anak petani yang berprestasi di Sleman agar bisa berkuliah di Polbangtan,” kata Kustini, Rabu siang.
Diharapkan dengan berkuliah di bidang pertanian ini, maka bisa mencetak dan mengembangkan petani milenial di Bumi Sembada. “Putra-putri petani Sleman dapat menggali potensi, menguasai kondisi dan mengembangkan pertanian di Sleman sehingga dapat ikut berperan dalam pembanguann sesuai dengan keahlian yang dimiliki,” ungkapnya.
Baca Juga
Bupati Sleman Panen Perdana Semangka Tanpa Biji Hasil Pemeberdayaan Indomaret, UGM & Petani Milenial
Penjelasan Pakar Terkait Meningkatnya Persentase Petani Tua di DIY
Gunungkidul Butuh Regenerasi Petani
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan Polbangtan Yogyakarta-Magelang merupakan sekolah kedinasan yang dimiliki Kementerian Pertanian. Adanya perjanjian kerja sama dengan pemkab, maka peluang dari anak petani di Sleman yang berpretasi bisa semakin besar diterima di kampus tersebut.
“Kuotanya fluktuatif setiap tahunnya. Tapi yang jelas dengan kerja sama ada kepastian anak para petani bisa diterima untuk berkuliah di sana,” katanya.
Pram, sapaan akrabnya, sangat menyambut baik karena langkah ini juga sebagai proses regenerasi petani di Sleman. “Tentunya juga untuk mencetak petani-petani milenial di Sleman yang andal,” katanya.
Wakil Direktur I, Polbangtan Yogyakarta Magelang, Sujono menyatakan komitmennya untuk membantu peningkatan sumber daya manusia di Sleman, khususnya di bidang pertanian. Pihaknya juga akan terus melaporkan secara berkala tentang perkembangan anak-anak asal Sleman yang telah menempuh studi.
“Setiap semester akan kami laporkan ke Pemkab Sleman. tapi kalau ada informasi yang perlu disampaikan secara langsung, maka tidak harus menunggu akhir semester karena bisa secepatnya melaporkan ke Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.