Puskesmas Wonosari 2 Bersiap Tempati Bekas Kantor Dinkes
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 854.654 warga di Kabupaten Sleman masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) di Pilkada 2024. Recananya daftar ini akan dilakukan pencocokan dan penelitian untuk dasar penepatan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilkada.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan sudah menerima daftar calon pemilih yang tergabung dalam DP4 Pilkada Sleman. Data ini berasal dari KPU RI yang bersumber dari data kependudukan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dia menjelaskan, sesuai dengan data yang diterima di Kabupaten Sleman ada 854.654 jiwa masuk dalam pemilih potensial di pilkada. Rinciannya, sebanyak 415.110 orang merupakan penduduk laki-laki dan sisanya 439.554 orang merupakan calon pemilih perempuan.
Baehaqi tidak menampik data ini merupakan cikal bakal ditetapkannya DPT di Pilkada Sleman. Kendati demikian, untuk penetapan membutuhkan proses, salah satunya melalui pemutakhiran data pemilih.
“Sekarang masih dalam tahap persiapan rekrutmen untuk petugas pantarlih,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/6/2024).
Menurut dia, pemutakhiran data pemilih akan dilaksankaan mulai 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Hasil pemutakhiran ini nantinya akan menjadi dasar penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS), yang akan diumumkan ke publik agar mendapat masukan dari masyarakat.
BACA JUGA: Hari Ini Harga Cabai Rawit Mahal
Setelah mendapatkan masukan, maka DPS akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Tak berhenti di sini, penetapan tersebut masih akan diumumkan dan nantinya jadi dasar penetapan DPT.
“Untuk proses pastinya, kami masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI. Yang jelas, calon pemilih yang masuk DP4 akan diverifikasi berulang untuk kemudian ditetapkan menjadi DPT pilkada,” katanya.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, untuk jadwal pemutakhiran data pemilih di Pilkada Sleman sudah ada. Namun, petugas pelaksana pemutakhiran masih dalam proses perekrutan. “Pemutakhiran berlangsung selama satu bulan mulai 24 Juni mendatang,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui hingga saat ini belum bisa memberikan rincian berkaitan dengan jumlah petugas pantarlih yang dibutuhkan. Ia bedalih kepastian menunggu pentunjuk teknis dari KPU RI dikarenakan jumlah menyangkut dengan keberadaan TPS di pilkada. “Masih dibahas di KPU RI. Tapi, yang jelas perekrutan dilaksanakan mulai 13-19 Juni,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren