PSS Sleman Libas Persiku 6-1, Siap Tatap Super League 2026/2027
PSS Sleman menang 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo. Pieter Huistra menilai timnya siap menghadapi Super League 2026/2027.
Suasana pemantauan penyembelihan kurban okeh Pemkab Sleman di Masjid Al Karim, Sinduadi, Mlati pada Senin (17/6/2024)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemantauan proses penyembelihan hewan kurban terus digencarkan Pemkab Sleman di Hari H Iduladha. Pemkab Sleman mengimbau tidak membuang kotoran penyembelihan hewan kurban ke sungai.
Kesehatan hewan dan kebersihan proses penyembelihan menjadi salah satu target pantauan. Pemantauan penyembelihan hewan kurban dipimpin langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa bersama sejumlah jajaran pimpinan Pemkab Sleman. Empat lokasi menjadi sasaran pemantauan, di antaranya Masjid Al Kariim Pogung Lor Sinduadi, Masjid Sleman Kota, Masjid As Sakinah Margomulyo dan Masjid Ar Rahman Sendangsari.
"Kami sudah kerja sama dengan semua dokter-dokter hewan, kita tinjau keliling," kata Kustini pada Senin (17/6/2024).
Kewaspadaan akan penyakit ternak menjadi salah aspek yang dipantau oleh Pemkab Sleman. Ternak-ternak yang masuk ke wilayah Sleman sebelumnya telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan. Selain itu, kesehatan hati ternak nantinya juga akan dicek pasca penyembelihan.
"Alhamdulillah sehat semua, tadi dipantau dari UGM dan dokter-dokter hewan datang, turun memantau kesehatan sapi-sapi maupun kambing di kurban hari ini," ungkapnya.
BACA JUGA: Viral, DPUPESDM DIY Minta Aktivitas Tambang di Gedangsari Gunungkidul Disetop
Tak hanya kesehatan ternak yang jadi aspek pemantauan, kebersihan juga menjadi aspek yang turut diperhatikan. Kustini mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang kotoran jeroan ternak di sungai.
"Saya pesan nanti kotoran dari jeroan jangan dibuang di sungai, karena kemarin saya terbitkan edaran, karena sungai kita itu sekarang airnya tidak seperti dulu," katanya.
Di sisi lain dari pantauan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa masyarakat sudah menggunakan cara yang efisien dan higienis dalam penyembelihan hewan kurban. Hal itu ditunjukkan dengan instalasi alat penyembelihan khusus untuk merebahkan sapi hingga penggunaan sarung tangan saat pemotongan daging kurban.
"Kesehatan hewan, cara menyembelih, antusiasme masyarakat, pokoknya pemantauan secara menyeluruh biar kurban ini bisa dinikmati oleh masyarakat dan menjadi kebersamaan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menang 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo. Pieter Huistra menilai timnya siap menghadapi Super League 2026/2027.
KPK memanggil lima saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB tahun anggaran 2021–2023.
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Bek PSIM Jogja, Franco Ramos akan memulai musim menyandang sebagai kapten utama tim. Bek asal Argentina tersebut mengaku siap mengemban tanggung jawab lebih bes
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di fase grup yang seluruhnya digelar di SUGB