123.779 KK Sleman Sudah Daftar Perlinsos, Mayoritas Lewat Agen
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bawaslu Gunungkidul meminta panitia pengawas pemilihan umum kalurahan atau desa (PKD) dan panitia pengawas kecamatan (panwascam) untuk mengawasi secara langsung kinerja panitia pendaftaran panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih).
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan pengawasan juga dilakukan selama proses perekrutan oleh panitia pemungutan suara (PPS). “Karena yang merekrut pantarlih itu PPS, maka kami minta untuk mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh PPS berkaitan dengan rekrutmen ini,” kata Andang dihubungi, Senin (17/6/2024).
Andang menambahkan rekruitmen tersebut perlu dilakukan sesuai regulasi. Selain itu, setelah pantarlih terpilih, mereka harus mengedepankan integritas. “Pantarlih harus bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan ketentuan,” katanya.
BACA JUGA: Isu Perjodohan Calon Pasangannya di Pilkada Sleman Kian Santer, Begini Reaksi Kustini
Sebelumnya, KPU Gunungkidul telah membuka pendaftaran pantarlih pada Kamis (13/6/2024). Pendaftaran itu dibuka selama sepekan.
Adapun, total pantarlih yang dibutuhkan mencapai 2.328 orang yang akan disebar di 1.353 tempat pemungutan suara (TPS).
Sebenarnya, satu TPS hanya diisi satu pantarlih dengan syarat jumlah pemilih kurang atau sama dengan 400 pemilih. Namun, jika jumlahnya lebih dari 400, maka ada dua pantarlih yang bertugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.