6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Tim pengusul Sultan HB II sebagainpahlawan nasional saat berdiskusi dengan sejumlah elemen masyarakat beberapa waktu lalu di Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah elemen masyarakat Jogja mengaku sepakat Sultan Hamengku Buwono II ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah Indonesia. Berkas pengajuan Sultan HB II sebagai pahlawan nasional sebelumnya sudah diserahkan tim ke pemerintah untuk segera diproses lebih lanjut.
Beragam tanggapan pun datang dari warga Jogja soal adanya pengusulan ini. Mayoritas dari mereka sepakat bahwa Sultan HB II laik dijadikan sebagai pahlawan nasional lantaran perannya semasa hidup dan sejumlah peninggalan yang sampai sekarang diwariskannya baik di bidang kebudayaan, prajurit dan sastra.
BACA JUGA: Tundukkan Slovenia Lewat Adu Penalti, Portugal Melaju ke Perempatfinal Euro 2024
Agus Budi Rachmanto, salah seorang ASN di Pemkot Jogja menyampaikan, masyarakat awam jika mengenal pribadi dan sosok Sultan HB II pasti sepakat untuk dijadikan sebagai pahlawan nasional. Jasa dan prestasinya cukup luas di berbagi bidang, sehingga harus diapresiasi pemerintah.
"Jasa dan prestasi Sultan HB II semasa beliau hidup menurut saya sangat laik untuk dinobatkan sebagai salah satu tokoh dan pahlawan nasional Indonesia," jelasnya, Senin (1/7/2024).
Hal senada juga disampaikan oleh Manggarani, seorang akademisi yang juga peneliti di perguruan tinggi swasta di Jogja. Menurutnya sejarah Sultan HB II harus diangkat sekaligus disebarluaskan agar diketahui oleh masyarakat banyak.
"Generasi muda mestinya harus belajar sejarah masa lalu. Sultan HB II banyak sekali jasa dan prestasinya. Saya harap pemerintah bisa mengkaji lebih jauh dan menetapkan Sultan HB II sebagai pahlawan nasional," ungkapnya.
Sementara Perwakilan Keluarga trah Sri Sultan HB II sekaligus Ketua Yayasan Vasatii Socaning Lokika Fajar Bagoes Peoetranto mengapresiasi warga dusun Pagerejo Kretek Wonosobo yang telah mendaftarkan secara resmi Sultan HB II sebagai calon pahlawan nasional kepada pemerintah.
"Kami berharap pendaftaran Sultan HB II ini menjadi awal yang baik menjalin kembal silaturahmi seluruh keturunan Sultan HB II yang ada berbagai daerah dan seluruh masyarkat di Indonesia akan pentingnya menjaga dan melestarikan karya arsitektur, budaya dan seni khususnya yang diwariskan Sultan HB II," jelasnya.
Menurutnya, warga Desa Pagerejo menjadi contoh buat semua pihak yang mana sampai hari ini masih melestarikan tradisi budaya warisan Sultan HB II salah satunya tradisi tenongan yang dilaksanakan 70 hari sekali. "Semoga Sultan HB II ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional yang sudah diinisiasi sejak tahun 2006 silam untuk semakin memperkaya literasi sejarah bangsa serta upaya menghargai rekam jejak beliau semasa hidup," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep