Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jamaah haji asal Sleman saat ini masih berada di Madinah usai pelaksanaan ibadah haji. Kemenag Sleman memastikan seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan akan dipulangkan pada Sabtu (6/7/2024).
Kepala Kanwil Kemenag Sleman, Sidik Pramono, menjelaskan jamaah haji asal Sleman hingga saat ini tidak ada yang meninggal atau sakit berat. “Semuanya memungkinkan untuk dipulangkan mulai besok Sabtu, kondisi relatif sehat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/7/2024).
Jamaah haji asal Sleman berjumlah sebanyak 1.263 yang terbagi ke dalam tiga kloter full dan 12 kloter yang digabung dengan jamaah daerah lain. Mereka akan dipulangkan mulai Sabtu (6/7/2024) sebanyak 710 jamaah yang berada di kloter 47,48,49 dan 50.
Lalu berangsur-angsur jamaah lainnya dipulangkan hingga terakhir kloter 100 pada Senin (22/7/2024). Kloter 47, 48, 49 dan 50 diperkirakan sampai di Sleman pada sore atau malam harinya. “Tidak ada acara khusus, kasihan jamaah kelelahan, langsung dipulangkan dan dijemput keluarga masing-masing,” katanya.
BACA JUGA: Cek Jadwal Kepulangan Jemaah Haji di Kabupaten Sleman
Ia menuturkan jamaah haji asal Sleman kebanyakan adalah lansia dan beberapa memiliki komorbid atau peyakit bawaan. Meski demikian, pada saat skrining kesehatan semua jamaah sudah dipastikan siap untuk mengikuti rangkaian ibadah haji.
“Minimal istito’ah, masuk [memenuhi syarat]. Ada pengecekan, kami ada Tenaha medis yang mendiagnosis mana yang komorbid, mana yang risiko tinggi, itu yang kemudian menjadi bagian penting untuk diwaspadai, dipantau lebih ketat dibanding jamaah yang lain,” ungkapnya.
Mitigasi untuk menghadapi cuaca ekstrim selama di Arab Saudi juga telah dilakukan untuk menjaga kondisi jamaah. Ia mengungkapkan cuaca ekstrim bisa berpengaruh pada kesehatan jamaah, karena perbedaannya cukup besar dengan cuaca di Indonesia, dimana suhu udara di sana bisa mencapai 50 derajat celcius.
“Kami sudah sampaikan di awal untuk antisipasinya, termasuk memperbanyak minum air, kemudian jangan terlalu banyak berkegiatan di luar ruangan. Sehingga alhmadulilah, barangkali karena kesadaran jamaah menjaga kesehatan, ini kesehatannya terjaga dengan baik smapai detik ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.