Advertisement

Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi

Stefani Yulindriani Ria S. R
Rabu, 02 April 2025 - 14:07 WIB
Sugeng Pranyoto
Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi Arus lalu lintas di pintu masuk DIY sisi timur di wilayah Prambanan, Rabu (2/4/2025). - Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Setelah Lebaran, arus lalu lintas pada beberapa titik di DIY terpantau padat. Kepadatan lalu lintas tersebut terjadi lantaran warga masih melakukan silaturahmi dan wisata.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY, Rizki Budi Utomo menuturkan arus lalu lintas terpantau padat di sekitar Candi Prambanan, Jl. Raya Solo-Jogja, Bokoharjo, Prambanan. "Siang ini dari pantauan kami, arus masuk ke Jogja dari Prambanan sudah dapat merayap," katanya, Rabu (2/4/2025).

Advertisement

BACA JUGA : Harga Cabai Semakin Pedas

Ia menuturkan pola perjalanan masyarakat pada H+1 dan H+2 Lebaran 2025 untuk silaturahmi dan wisata. Berdasarkan data Dishub DIY, ada ribuan kendaraan yang keluar masuk dari gerbang timur tol Prambanan pada H+1 dan H+2 Lebaran 2025. Pada H+1 Lebaran diketahui jumlah kendaraan yang masuk DIY mencapai 40.542 unit, dan yang keluar DIY mencapai 51.384 unit. Sementara pada H+2 hingga pukul 09.00 WIB, kendaraan yang masuk mencapai 5.482 unit, dan yang keluar mencapai 5.331 unit. 

Rizky menuturkan pihaknya bersama dengan Dishub kabupaten dan kota di DIY telah merancang rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan lalu lintas selama libur Lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Benjamin Netanyahu Nekat ke Hungaria, Abaikan Perintah Penangkapan dari ICC

News
| Kamis, 03 April 2025, 13:17 WIB

Advertisement

alt

Dusun Mlangi dan Jejak Islam di Jogja

Wisata
| Minggu, 23 Maret 2025, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement