Advertisement
Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
Penampakan APILL portable yang dipasang Dishub Kota bersama Polresta setempat di depan SMPN 5 Jogja pada Rabu (2/4/2025) -Harian Jogja - Yosef Leon
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur lalu lintas selama masa libur Lebaran. Salah satu strategi yang disiapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di titik tertentu adalah dengan pemasangan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) portable.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Jogja, Agus Noto Sutrisno, mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua unit APILL portable di titik-titik strategis guna mengurai potensi kemacetan dan pada hari ini akan dipasang menyusul bertambah banyaknya mobilitas kendaraan di wilayah setempat. “Hari ini kami masih melakukan pemantauan bersama kepolisian. Pemasangan APILL portable akan dilakukan secara insidental berdasarkan kebutuhan di lapangan,” ujar Agus pada Rabu (2/4/2025).
Advertisement
BACA JUGA : Harga Cabai Semakin Pedas
Ia menjelaskan bahwa pengoperasian APILL portable sepenuhnya berada dalam koordinasi dengan kepolisian, sesuai dengan analisis rekayasa lalu lintas yang dilakukan. Dua titik pemasangan APILL portable yang telah disiapkan berada di depan SMPN 5 Jogja dan depan Legend Coffee yang keduanya berada di kawasan Kridosono, Kotabaru. “Kami akan melihat bagaimana kondisi arus lalu lintas berkembang. Jika diperlukan, kami segera mengeksekusi pemasangan APILL portable tersebut,” tambah Agus.
Langkah ini bertujuan untuk memisahkan konflik lalu lintas di titik-titik yang dinilai rawan. “Konflik di jalan yang sempit dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Dengan APILL portable, kami mencoba mengatur pola buka-tutup yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.
BACA JUGA : Anggota DPR: Mudik 2025 Bukti Situasi Ekonomi di Indonesia Terkendali
APILL portable yang digunakan saat ini masih dioperasikan secara manual, meski sudah terdapat teknologi yang memungkinkan pengendalian jarak jauh. “Teknologi remote memang ada, tapi untuk sementara masih manual. Kami juga perlu memastikan pemasangan water barrier agar sistem ini berjalan efektif,” kata Agus.
Lebaran kali ini, Dishub Kota Jogja juga berupaya mengoptimalkan berbagai metode pengaturan lalu lintas lainnya, termasuk rekayasa jalur dan penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan. “Tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement






