Pemkab Sleman Pastikan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Aman
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul menyampaikan progres pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh panitia pemutakhiran data pemilih (mutarlih) saat ini telah mencapai 50% atau sekitar 300.000 warga.
Anggota KPU Gunungkidul, Supami mengatakan jadwal coklit masih akan berlangsung hingga Rabu, (24/7/2024). Tidak ada kendala apapun selama proses coklit termasuk dari jarak rumah pemilih. Pantarlih yang bertugas berada di satu wilayah yang sama dengan lokasi tempat pemungutuan suara (TPS).
Masyarakat Gunungkidul juga lebih terbuka, sehingga tidak ada penolakan terhadap pantarlih. Pantarlih dalam melaksanakan tugas juga dibekali atribut seperti topi, rompi, tanda pengenal.
Pantarlih juga sudah terlatih dalam menggunakan e-coklit, sehingga tidak akan banyak kendala selama proses coklit.
Supami juga menerangkan ada potensi pemilih tidak mendapat haknya sebagai pemilih di Pilkada 2024. Hal ini lantaran terjadi perubahan status menjadi seorang polisi dan TNI. “Kalau dia memang sudah dari warga biasa dan statusnya menjadi TNI/Polri, artinya dia akkan di-TMS-kan [tidak memenuhi syarat],” kata Supami dihubungi, Kamis.
Hanya, KPU belum melakukan rekapitulasi. Rekapitulasi dilakukan ketika masuk tahap penetapan daftar pemilih sementara (DPS). “Harapan saya coklit selesai sebelum masa akhir. Soalnya setelah coklit kami harus cross check lagi. Ada hal-hal yang perlu kami sinkronkan. Baru kami rekap,” katanya.
BACA JUGA: Pilkada 2024, Coklit untuk Pemilih Pemula Rampung 40 Persen
Adapun daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) berjumlah 616.609 pemilih. Mereka akan memilih di 1.353 TPS.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Gunungkidul, Andang Nugroho meminta agar petugas mutarlih lebih cermat dalam melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. Dengan begitu, data yang disusun oleh KPU tepat. Pekerjaan juga lebih efektif.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta juga telah meminta agar warga dapat membantu pantarlih dalam melakukan tugasnya. Salah satu yang dapat dilakukan dengan memberikan data yang benar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Kopi Sapuangin Klaten kembali menggeliat. Permintaan mencapai 10 ton, tetapi petani baru mampu memenuhi kurang dari 10 persen.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada triwulan II 2026. Pemerintah menyebut pertumbuhan makin berkualitas karena kemiskinan dan pengangguran turun.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
KPK menahan 4 tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB 2021-2023. Yuddy Renaldi belum ditahan karena sakit.