Remaja di Berbah Dibacok Saat Pulang Mancing, Ini Kronologinya
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Ribuan warga Sleman menerima bantuan sosial melalui program Sembako Sleman untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Semangat) senilai Rp1,8 juta.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Mustadi pada Kamis (11/7/2024) mengungkapkan bantuan sosial program Semangat menyasar kepada keluarga dalam kategori miskin atau rentan miskin. Bedanya dengan bansos lainnya, program ini khusus diperuntukkan bagi keluarga miskin maupun rentan miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial dalam program apapun.
Berdasarkan kategori di atas, setidaknya ada 1.720 warga dari 17 Kapanewon yang menerima bantuan program Semangat. Di Kapanewon Prambanan misalnya, ada 95 keluarga yang dinyatakan berhak menerima bantuan ini.
Adapun jenis bantuan yang diberikan yaitu berupa kartu transaksi elektronik berisikan saldo yang bisa dibelanjakan berbagai jenis sembako di warung khusus. "Kartu elektronik akan berisi saldo dengan total dalam satu tahun sebesar Rp1,8 juta yang diberikan secara bertahap setiap bulannya," terang Mustadi di Pendopo Kapanewon Prambanan.
Untuk mencukupi kebutuhan para penerima bansos, warung tempat berbelanja sembako hasil kerja Pemkab Sleman dan BPD DIY tersebar di seluruh Kalurahan se-Kabupaten Sleman.
Di Kapanewon Prambanan, bansos ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo kepada enam perwakilan penerima manfaat program Semangat. Menurut Kustini program ini merupakan komitmen Pemkab Sleman dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sosial yang harus diupayakan bersama," ungkapnya.
Kustini berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. Harapannya bantuan ini dapat meningkatkan kualitas konsumsi makanan bergizi bagi keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.