Menelusuri 45 Tahun Jalan Kreatif Garin Nugroho Merekam Indonesia
GIK UGM gelar Lebaran Seni 2026 dengan empat pameran, termasuk arsip 45 tahun perjalanan Garin Nugroho.
Kegiatan bedah buku bertajuk Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Enterpreneur pada Anak yang digelar di Balai Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Jumat (12/7/2024)./Stefani Yulindriani
BANTUL—Pemerintah terus berupaya mendorong agar generasi muda memiliki jiwa wirausaha. Hal ini sangat penting, karena jiwa kewirausahaan merupakan modal dasar dalam menghadapi era global yang penuh tantangan, persaingan dan penuh dengan ketidakpastian.
Penegasan ini disampaikan Staf Ahli Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY, Suharmanta yang mewakili anggota DPRD DIY Huda Tri Yudiana dalam Bedah Buku bertajuk Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur pada Anak di Balai Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Jumat (12/7/2024).
Agenda Bedah Buku diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY. Suharmanta menjelaskan, jiwa wirausaha harus dibangun dan dimiliki anak sejak dini. "Dalam persaingan global sangat diperlukan generasi muda yang tangguh, ulet, dinamis, kreatif, inovatif, produktif, etos kerja keras yang tinggi, disiplin, dan visioner," katanya, Jumat.
Untuk itu, dia mendorong adanya kegiatan bedah buku untuk meningkatkan minat baca masyarakat. "Program ini [bedah buku] merupakan upaya untuk meningkatkan budaya literasi di Indonesia. Program kerja sama antara DPAD DIY dan DPRD DIY ini bertujuan untuk menyediakan bahan literasi bagi masyarakat," katanya.
Suharmanta berharap orang tua dapat mendorong minat dan bakat anaknya, sehingga minat dan bakat anak dapat meningkat seiring waktu. "Pesan kami kepada orang tua, dampingi minat dan bakat anak sejak dini, sehingga minat dan bakat tersebut dapat dimaksimalkan," katanya.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi mengatakan program bedah buku digelar untuk meningkatkan minat baca masyarakat setempat. "Harapannya, minta baca masyarakat bisa meningkat dengan digelarnya bedah buku dengan tema yang sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.
Dia menuturkan buku bertema tentang menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada anak sengaja diusung untuk mendorong peran orang tua dalam jiwa wirausaha anak dengan membaca buku.
Sri Wahyudi menilai wirausahawan bisa sukses karena mereka memiliki ilmu pengetahuan yang selalu diperbarui. Sebagai contoh, saat ini banyak bermunculan wirausahawan baru.
Meski begitu, masih banyak juga wirausaha yang tidak dapat bertahan karena belum memiliki jiwa wirausaha yang kuat. Agar anak memiliki jiwa wirausaha yang baik dan kuat, maka jiwa wirausaha tersebut perlu ditanamkan dan ditumbuhkan sejak anak usia dini.
Menurut Sri Wahyudi, mengenalkan jiwa wirausaha sejak dini akan membantu melatih kepercayaan diri, kedisiplinan, tanggung jawab dan keterampilan komunikasi yang baik dan benar pada anak.
"Menumbuhkan jiwa entrepreneur atau wirausaha pada anak usia dini merupakan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kemandiriannya dan memiliki manfaat yang sangat baik, sekaligus sangat berpengaruh pada masa depannya kelak ketika sudah tumbuh menjadi manusia dewasa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GIK UGM gelar Lebaran Seni 2026 dengan empat pameran, termasuk arsip 45 tahun perjalanan Garin Nugroho.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prabowo bangga gunakan mobil Maung buatan Indonesia. Meski sempat bocor, jadi simbol kemandirian industri otomotif nasional.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.
Korban gempa Venezuela bertambah jadi 589 tewas dan 2.980 luka. Bantuan internasional mulai berdatangan untuk evakuasi korban.
Uruguay wajib menang lawan Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026. La Roja hanya butuh imbang untuk lolos sebagai juara grup.