Advertisement
Oleh-oleh Bakpia di Jogja Buka Open Kitchen, Diminati Wisatawan
Foto ilustrasi pembuatan bakpia di Jogja. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Konsep open kitchen kini diminati wisatawan pada pusat oleh-oleh di Kota Jogja. Salah satunya jenis oleh-oleh khas Jogja, bakpia. Uniknya konsep ini wisatawan atau konsumen bisa melihat langsung proses pembuatan bakpia yang dibelinya.
Open kitchen merupakan konsep dapur di dalam sebuah toko oleh-oleh ditata secara terbuka sehingga pengunjung bisa melihat secara langsung bagaimana proses memasak makanan.
Advertisement
BACA JUGA : Produk Oleh-Oleh Diuji Laboratorium untuk Jamin Pangan Pariwisata Sehat
"Kami ada open kitchen di setiap outletnya sehingga konsumen dapat melihat langsung proses pembuatan bakpia yang memiliki ciri khas tersendiri," kata owner Bakpia Jogkem Arya Ariyanto, Sabtu (13/7/2024).
Menurut Arya, konsumen bisa melihat secara langsung proses pembuatan Bakpia melalui beberapa tahap. Mulai dari direbus, ditiriskan, dikukus dengan api, digiling tanpa api, di-mixer dengan api, dan akhirnya di-oven untuk mematangkan kulitnya.
Dengan demikian konsumen mengetahui proses yang menjadikan bakpia dengan rasa unik pada kelembutan isi, balutan kulit yang tipis dan tidak mudah rontok, serta penggunaan kacang hijau yang sudah dikelupas.
"Ada berbagai varian rasa yang mengikuti perkembangan zaman. Selain rasa original kacang hijau, juga ada varian kumbu hitam, coklat, keju, cappuccino, green tea, tiramisu, susu, dan rasa buah-buahan. Resep bakpia yang dimodifikasi dengan rasa yang tidak terlalu manis membuat Bakpia Jogkem digemari oleh banyak kalangan," kata pemilik 4 titik pusat oleh-oleh Bakpia Jogkem di Kota Jogja ini.
Dalam menjalankan bisnis, Arya menekankan pentingnya tiga unsur, mulai dari modal, tempat, dan kemampuan manajemen. Ia telah mendapatkan pengalaman karena pernah gagal dalam beberapa usaha. Menurutnya kunci sukses adalah prinsip ATM, yaitu amati, tiru, dan modifikasi.
"Tantangan dalam bisnis bisa menghadirkan kebanggaan jika berhasil, tetapi juga malu jika gagal. Namun, yang paling penting adalah berbagi keberhasilan dan tetap menjadi orang baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Pilih Tak Jadi Co-Sponsor Resolusi Konflik Iran vs AS-Israel
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
Advertisement
Advertisement







