Advertisement
Dorong UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Binaan PLN Gelar Inkubasi Bisnis Level Pemula
Rumah BUMN Gunungkidul binaan PLN menggelar Inkubasi Bisnis Level Pemula yang bertajuk 'Grebek UMKM Beginner Level'. Ist - pln
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Untuk mendorong UMKM Gunungkidul naik kelas, Rumah BUMN Gunungkidul binaan PLN menggelar Inkubasi Bisnis Level Pemula yang bertajuk 'Grebek UMKM Beginner Level'.
Kelas yang dihadiri oleh 9 dari 23 UMKM Peserta Grebek UMKM Beginner Level ini memberikan penekanan tentang pola pikir keuangan bagi pengusaha, pengenalan dasar pencatatan keuangan dan konsep persamaan dasar akuntansi.
Advertisement
Selain itu, peserta juga dikenalkan soal pengenalan laporan keuangan untuk UMKM seperti Laporan Laba-Rugi, Laporan Arus Kas, serta Laporan Posisi Keuangan atau neraca.
BACA JUGA: Pemda DIY Dorong Koperasi Jadi Lebih Modern & Produktif
Direktur Utama Rumah BUMN Gunungkidul, Edhy Surbakti menyampaikan bahwa materi ini sengaja diberikan untuk memperkuat pengetahuan dan pemahaman para peserta tentang laporan keuangan agar dapat diterapkan sehingga di level usaha berikutnya.
"Mereka lebih mudah untuk mengakses permodalan usaha, mengingat salah satu syarat pengajuan permodalan biasanya adalah harus memiliki laporan keuangan usaha yang fit," katanya, Minggu (14/7/2024).
Rangkaian inkubasi bisnis tingkat pemula ini mengupas ilmu tentang Laporan Keuangan UMKM yang disampaikan oleh Atikka Rismawati di Rumah BUMN Gunungkidul di Komplek Kantor PLN ULP Wonosari.
"Fokus kali ini adalah tentang pengelolaan keuangan dalam bisnis, karena hasil akhir yang diharapkan adalah para pelaku UMKM nantinya mudah mencari investor ataupun terkait dengan permodalan usahanya," sambung Edhy.
Program ini dibagi dalam tiga kategori disesuaikan dengan Tingkatan usaha para UMKM mitra binaan yaitu, Tingkat Pemula (Beginner Level), Tingkat Menengah (Intermediate Level), dan Tingakat Lanjutan (Advanced Level).
Untuk Tingkat Pemula (Beginner Level) sendiri telah dilaksanakan setiap hari Selasa, mulai dari tanggal 7 Mei hingga yang terakhir Selasa yang lalu, 9 Juli 2024.
BACA JUGA: Naikkan Kelas UMKM, Dinkop UKM DIY dan Qwords Gelar Pelatihan Pembuatan Website
Edhy menambahkan bahwa materi yang disampaiakan cukup menyeluruh mulai dari mindset pengusaha, perencanaan bisnis, penetapan visi dan misi usaha, pemasaran, logo dan media promosi, tagline dan copywriting, personal branding, foto produk dan pembuatan company profile, hingga terkait keuangan.
"Saat ini hingga 17 Juli 2024 mendatang, Tim Fasilitator Rumah BUMN Gunungkidul sedang membuka untuk Kategori kedua yaitu Grebek UMKM Tingkat Menengah untuk para UMKM yang telah menjalankan usaha minimal 3 tahun namun belum mengalami peningkatan usaha," tutur Edhy.
Program Grebek UMKM ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya oleh Rumah BUMN Gunungkidul yang dibina oleh PLN melalui program PLN Peduli, untuk membantu membekali para UMKM mitra binaan agar naik kelas.
Pundhi Nugrohojati, Manager PLN UP3 Yogyakarta menyampaikan apresiasinya kepada Rumah BUMN Gunungkidul, karena sejak awal PLN bentuk di 2017, hingga saat ini telah berkembang sangat signifikan. Tercatat total 1.819 UMKM dari berbagai sektor bisnis, telah terdaftar sebagai anggota Rumah BUMN Gunungkidul, setidaknya 250 UMKM masih aktif mengikuti berbagai event, baik workshop, kelas pelatihan maupun pameran sampai saat ini.
"Sampai saat ini sekitar 230 UMKM dinyatakan Naik Kelas, dan ini adalah komitmen PLN melalui Rumah BUMN Gunungkidul, untuk berkontribuai mendorong kemajuan UMKM. Harapannya dengan adanya pendampingan UMKM dalam bentuk inkubasi bisnis ini, para peserta benar-benar dapat mengaplikasikan ilmu bisnis yang diperoleh dalam menjalankan dan mengelola usaha mereka agar lebih berkembang," pungkas Pundhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Rendam Rel, KA Siliwangi Rute Cianjur-Sukabumi Dihentikan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





