49 Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Turi Sleman Hentikan Operasional
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Suasana peluncuran aksi Pusat Perubahan Pusat Pembelajaran Perempuan Semua Merasa Riang Menggapai Harapan (Putaran Sumringah) di Kabupaten Sleman pada Kamis (18/7/2024) di Pendopo Rumah Dinas Bupati./Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Aksi Pusat Perubahan Pusat Pembelajaran Perempuan Semua Merasa Riang Menggapai Harapan (Putaran Sumringah) diresmikan di Kabupaten Sleman, Kamis (18/7/2024) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.
Peluncuran aksi ini diharapkan memperkuat gerakan Women Support Women. Putaran Sumringah merupakan aksi perubahan kinerja organisasi yang disusun oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Dinas P3AP2KB, Mahmudah Arfiyati.
BACA JUGA: Sah, Koalisi Sleman Bersatu Mengusung Harda Kiswaya Sebagai Bacabup di Pilkada 2024
Arfiyati merupakan salah satu peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 1 Badan Diklat DIY. Aksi ini mengangkat isu strategis di bidang pemberdayaan perempuan yang berangkat dari belum adanya layanan peningkatan kapasitas partisipasi perempuan di berbagai bidang.
"Tujuan dari pelaksanaan aksi perubahan ini adalah meningkatkan kapasitas bagi perempuan di bidang sosial, ekonomi, politik dan hukum di Kabupaten Sleman," kata Arfi melalui rilisnya.
Peluncuran Putaran Sumringah setidaknya melibatkan 300 peserta yang berasal dari unsur perangkat daerah, anggota organisasi perempuan, lembaga pemerhati perempuan dan anak, serta kelompok Desa Prima.
Arfi berharap aksi Putaran Sumringah ini dapat turut mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama yang cerdas, sejahtera dan memiliki jiwa gotong royong.
BACA JUGA: 3 Wamen Baru Dilantik Jokowi Hari Ini, Ada Ponakan Prabowo dan Sudaryono
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mendukung aksi Putaran Sumringah. Kustini menilai aksi ini merupakan gagasan menarik untuk mendorong perempuan meningkatkan kapasitas diri dan menekan ketimpangan gender di Kabupaten Sleman.
Untuk memaksimalkan hasil dari aksi ini, Kustini mendorong adanya pendamping dalam pelaksanaan Putaran Sumringah. "Tentunya upaya ini membutuhkan pendampingan dari orang yang tepat. Saya harap akan tercipta pendamping perempuan yang mampu memahami isu kesetaraan dan keadilan gender di wilayah, yang muaranya akan memberikan manfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat sekitarnya," tegasnya
Lebih jauh Kustini berharap, keberadaan aksi perubahan ini dapat memperkuat gerakan Women Support Women atau aksi dukungan oleh dan untuk sesama perempuan. "Semoga keberadaan Putaran Sumringah akan memberikan dampak positif pada perkembangan sosial yang saling mendukung, menghargai dan menciptakan fondasi untuk perubahan sosial yang lebih besar," pungkas Kustini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 12 September 2026, cek keberangkatan Reguler dan Xpress, tarif, serta cara membeli tiket.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.