Advertisement
Golkar Gunungkidul: 80 Persen Tak Mengusung Sunaryanta di Pilkada 2024
Bendera Partai Golkar / ist
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul menyampaikan potensi untuk tidak mengusung Sunaryanta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 menguat.
Wakil Ketua Bidang Media dan Penjaringan Opini (MPO) DPD Golkar Gunungkidul, Agung Wahyudi mengatakan DPD Golkar Gunungkidul hampir menuju keputusan untuk meninggalkan Sunaryanta dalam Pilkada 2024.
Advertisement
BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Golkar Berpotensi Ceraikan Sunaryanta dan Berkoalisi dengan PDIP
“Sebenarnya potensi meninggalkan Sunaryanta besar sekali. Tapi yang namanya politik kan belum pasti. Meski persentase tidak mengusung inkumben 80 persen katakanlah begitu, tapi kalau rekom belum turun ya belum ada kepastian apapun,” kata Agung dihubungi, Minggu, (28/7/2024).
Menurut dia, koalisi bisa saja terjadi antara PDIP, Golkar, Demokrat, dan PKB tanpa mengusung Sunaryanta.
Dalam waktu dekat, tim sembilan Pilkada Golkar akan menggelar rapat yang mengarah pada bakal calon kepala daerah. Pemilihan mempertimbangkan kebermanfaatan bakal calon terhadap parpol pengusung. Agung menambahkan surat rekomendasi paling tidak akan turun antara tanggal 8, 16, atau 22 Agustus.
BACA JUGA : DPD Golkar Gunungkidul Siap Usung Sunaryanta
“Di internal kami sudah mengerucut arah dukungan. Tapi ya namanya belum fix, belum ada penandatanganan resmi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








