Kebakaran 4 Hektare di Bantul, 3 Titik Api Masih Menyala
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Aksi unjuk rasa pedagang Teras Malioboro 2 di Kompleks Kepatihan, Pemda DIY pada Jumat (2/8/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pedagang Teras Malioboro (TM) 2 kembali menggelar unjuk rasa terkait dengan rencana relokasi yang dilakukan Pemda DIY terhadap mereka. Unjuk rasa kali ini mereka lakukan di kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (2/8/2024). Dengan membawa keranda bertuliskan aspirasi, para pedagang juga mengusung berbagai poster mengklaim dagangan yang sepi.
Ketua Paguyuban dan Koperasi Tri Dharma, Arif Usman mengatakan dalam unjuk rasa itu pihaknya meminta Pemda DIY melibatkan pedagang dalam proses relokasi yang akan dilakukan.
Pihaknya mengklaim tidak ada dialog yang dijalin pemerintah dengan pedagang soal relokasi ke tempat baru. "Kenyataanya instansi yang berwenang mengurus tertutup dan tidak pernah melibatkan kami," katanya.
Arif mengaku ingin agar pedagang diajak dialog tentang bagaimana kondisi lapak yang baru dibangun tersebut.
Selama ini, kata dia pemerintah hanya menjalin komunikasi sebatas sosialisasi, bukan pelibatan secara langsung dalam menentukan lapak. "Walaupun dulu Pemda DIY pernah menyatakan ada keterlibatan pedagang, tetapi pedagang yang mana, kami tidak tahu," ujarnya.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengaku akan menampung aspirasi yang disampaikan oleh para pedagang itu.
Menurutnya relokasi tidak serta merta dilaksanakan sebelum TM 2 yang baru baik itu di Beskalan dan Ketandan siap 100% difungsikan. "Rencananya itu kan siap di akhir 2024 jadi memang harus dialog dari awal, tentu ada yang tidak puas dengan kebijakan itu, makanya harus ada diskusi," katanya.
Beny menyebut, manajemen pengelolaan TM 1 dan TM 2 ke depan masih akan dipisahkan yakni Pemkot Jogja mengurus TM 2 dan Pemda DIY TM 1.
Pihaknya belum berencana untuk menyatukan pengelolaan kedua kawasan pusat belanja itu, tetapi tetap membutuhkan sinergi antar pihak. "Pengelolaannya sudah sepakat begitu, tapi kan tetap butuh dukungan satu sama lain agar semuanya optimal," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan
13 dampak buruk terlalu sering nonton TV: kurang gerak, berat badan naik, gangguan tidur, hingga produktivitas menurun. Simak cara bijak menonton TV.
PSS Sleman mematangkan taktik bola mati jelang Super League 2026/2027 untuk mencetak gol sekaligus meredam set piece lawan.