Bantul Masih Kekurangan 14 Truk untuk Operasional PSEL Piyungan
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
Ilustrasi korban kekerasan seksual./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) DIY mencatat terdapat kenaikan kasus kekerasan anak di wilayahnya sepanjang semester pertama 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Pada semester pertama atau Januari-Juni 2023 kekerasan anak yang tercatat berada di angka 222 kasus. Sementara pada tahun ini sampai dengan Juni telah terjadi sebanyak 226 kekerasan anak yang tersebar di empat kabupaten satu kota di wilayah setempat.
BACA JUGA: 40 Anak di Bantul Jadi Korban Kekerasan dalam 6 Bulan Terakhir, Ini Langkah Pemkab
Kepala UPT PPA DIY Beni Kusambodo menjelaskan, berdasarkan wilayah Kabupaten Sleman menjadi wilayah tertinggi dengan 73 kasus diikuti Kota Jogja 65 kasus, Bantul 41 kasus, Gunungkidul 32 kasus dan Kulonprogo 16 kasus.
"Berdasarkan usia paling banyak yang menjadi korban kekerasan itu di umur 11-17 tahun di angka 164 kasus," katanya, Senin (5/8/2024).
Adapun, berdasarkan bentuk dan jenisnya kekerasan yang dialami anak itu terdiri dari kekerasan psikis sebanyak 209 kasus, kekerasan fisik 201 kasus, kekerasan seksual 145 kasus, penelantaran 20 kasus dan eksploitasi tiga kasus.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIJ)Y Erlina Hidayati Sumardi menyebutkan, untuk menekan kasus kekerasan anak pihaknya turut menggandeng instansi terkait untuk melakukan pencegahan, salah satunya melalui program Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau PIKR.
"Upaya pencegahan kami lakukan dengan aspek legal, sosialisasi, edukasi dan publikasi," katanya.
BACA JUGA: Pendamping Korban Jadi Tersangka Jadi Preseden Buruk Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual
Selain itu, kata Erlina pihaknya juga telah membentuk program Telekonseling Sahabat Anak dan Keluarga (Tesaga) DIY sebagai layanan telekonseling psikologi terkait pengasuhan, tumbuh kembang anak, remaja, serta permasalahan perempuan dan keluarga.
"Jadi ada upaya pencegahan, pendampingan dan pemberdayaan untuk menekan kasus kekerasan anak," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.