Polisi Dalami Fakta Rumah Api Seyegan, Penyelidikan Masih Berjalan
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Suasana proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Tirtoadi pada Kamis (6/6/2024).Catur Dwi Janati/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Tak lama lagi, proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman bakal mulai masuk area Ring Road. Paket jalan bebas hambatan yang membentang dari Trihanggo hingga Tirtoadi tersebut akan mulai memasuki Ring Road pertengahan September dengan diawali pemasangan barrier.
Humas Proyek Tol Jogja Solo Paket 2.2 PT Adhi Karya (persero), Agung Murhandjanto menjelaskan aktivitas proyek pembangunan tol dijadwalkan akan masuk area Ring Road pada September nanti. "September kami lakukan [proyek di Ring Road]," kata Agung, Selasa (6/8/2024).
Aktivitas pekerjaan di area Ring Road Utara seputaran depan UTY hingga tikungan Nglarang akan diawali dengan pemasangan barrier. Instalasi barrier ini berfungsi untuk memisahkan ruas jalan yang masih aktif dengan aktivitas proyek di dalamnya.
Adanya penghalang juga berfungsi untuk keamanan proyek maupun pengendara di sisi luar. Pasalnya selama proyek berlangsung sisa jalan Ring Road yang ada diproyeksikan tetap digunakan untuk para pengendara.
"Kami mulai pasang barrier. Jadi pertengahan September itu kami mulai lakukan pemasangan barrier, beton barrier di tengah dan pagar," jelasnya.
BACA JUGA: Desain DED Berubah, Tol Jogja-Solo Batal Terabas SDN Tamanan 2
Namun, sebelum masuk ke area Ring Road, Agung menegaskan bila pihaknya akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, terutama para pemangku kepentingan di bidang jalan dan lalu lintas.
Agung menambahkan bila proyek tol yang akan dibangun di area Ring Road merupakan tol berjenis melayang atau elevated. Jalur bebas hambatan ini nantinya akan melayang tepat di atas jalan Ring Road.
"Elevated-nya dari Jombor depan UTY sampai di tikungan Nglarang yang Ring Road. Itu elevated semua," jelas Agung.
"Naiknya dari mulai kampus UTY sebelah baratnya Jombor. Sebelah barat jombor itu kan nanti kita mulai naiknya di situ elevated-nya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Zulhas menegaskan pasar karbon nasional harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian hutan Indonesia.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.