Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Bendera Partai Demokrat - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono akhirnya memberikan surat rekomendasi bagi bakal calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul, Sutrisna Wibawa – Sumantodi Pilkada 2024.
Penyerahan surat rekomendasi ini dilakukan di Jakarta, Kamis, (8/8/2024) malam. Padahal sebelumnya Demokrat sudah sepakat koalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bahkan kedua partai ini sudah mendatangani nota kesepahaman bersama dalam koalisi.
Poin kesepahaman itu di antaranya adalah Partai Demokrat ikut mendukung hingga memenangkan Pilkada Gunungkidul bersama PDIP, Demokrat Gunungkidul menyerahkan penentuan bakal calon bupati dan wakil bupati kepada PDIP Gunungkidul.
Jika dalam pengusungan bakal calon kepala daerah pada koalisi tersebut belum menemukan wakil bupati, maka Demokrat siap untuk mengutus kadernya.
Ketua DPC Demokrat Gunungkidul, Hendry Ardianto, kepada wartawan mengungkapkan alasan bergabungnya dengan PDIP karena sudah digodok melalui rapat internal partai. "Sudah melakukan rapat internal dan saya kira pilihan yang tepat," kepada wartawan pada Rabu (17/7/2024) lalu.
BACA JUGA: Sutrisna Wibawa - Sumanto Dapat Rekomendasi Langsung dari AHY di Pilkada Gunungkidul
Kini Demokrat akhirnya memberikan rekomendasi kepada Sutrisna - Sumanto. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul 2024 tersebut juga didukung Gerindra, PKS, dan Nasdem.
Ketua DPC Demokrat Gunungkidul, Henry Ardiyanto membenarnya pemberian surat rekom Ketua Umum AHY untuk Sutrisna - Sumanto tersebut. Hanya, dia belum dapat memberikan pernyataan lebih lengkap mengenai alasan pemberian itu.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto mengatakan pihaknya juga mendampingi Sutrisna Wibawa – Sumanto ketika mendapat surat rekom.
Disinggung ihwal latar belakang pemberian surat rekom tersebut, Purwanto mengaku ada pengajuan paslon dari tingkat bawah atau DPC. Padahal, DPC Demokrat telah menandatangani nota kesepahaman dengan DPC PDIP Gunungkidul untuk berkoalisi menghadapi Pilkada 2024.
Dalam penandatanganan tersebut, DPC Demokrat mengaku mengikuti keputusan DPC PDIP ihwal mitra koalisi tambahan dan paslon. Dengan turunnya surat rekom, maka DPC Demokrat akan bergabung dengan koalisi Nasdem, Gerindra, dan PKS.
“Ya mungkin DPC Demokrat tidak hanya satu mengajukan paslon ke DPP Demokrat,” kata Purwanto. Dengan begitu, surat rekomendasi masih kurang dari Partai Nasdem dan PKS.
Surat rekom DPP Partai Demokrat dengan nomor 173/SK-PILKADA/DPP.PD/VIII/2024 tentang Persetujuan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gunungkidul Provinsi D.I.Yogyakarta secara tegas menyatakan bahwa DPP Demokrat memberi persetujuan kepada Prof. Dr. Sutrisna Wibawa sebagai calon bupati dan Sumanto sebagai calon wakil bupati untuk mendaftar sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Gunungkidul DIY pada pemilihan tahun 2024.
Surat tertanggal Kamis, (8/8/2024) ini ditandatangani oleh Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.