Pemerintah Kejar Target 96 Juta Keluarga Masuk Perlinsos Digital
Perlinsos Digital telah mencatat 18,2 juta keluarga. Pemerintah menargetkan 96 juta keluarga terdaftar pada akhir 2026.
Seluruh pelaku wisata di Kabupaten Sleman diminta agar mengutamakan aspek pelayanan dan keselamatan wisatawan sesuai dengan Sapta Pesona
Harianjogja.com, SLEMAN—Seluruh pelaku wisata di Kabupaten Sleman diminta agar mengutamakan aspek pelayanan dan keselamatan wisatawan sesuai dengan Sapta Pesona. Demikian disampaikan Dinas pariwisata Sleman.
"Adanya oknum pengemudi jip wisata yang ditangkap Polresta Sleman karena dugaan kasus narkoba menjadi keprihatinan kami, sejak dahulu kami selalu menekankan kepada pelaku wisata untuk berkomitmen mengutamakan kenyamanan dan keselamatan wisatawan," kata Kepala Dispar Kabupaten Sleman Ishadi Zayid di Sleman, Selasa.
Menurut dia, Dinas Pariwisata Sleman tidak bosan-bosannya selalu menekankan kepada semua pengelola objek wisata, pengelola destinasi wisata dan pelaku wisata yang ada di Kabupaten Sleman untuk selalu berpegang teguh pada Sapta Pesona.
"Utamanya dalam menjamin keamanan dan kenyaman wisatawan selama berwisata di Kabupaten Sleman," katanya.
Ia mengatakan, imbauan itu tidak hanya ditekankan sekali ini saja, namun di setiap kesempatan selalu disampaikan.
"Selama ini kami gencar menyerukan imbauan tersebut melalui kegiatan sosialisasi dan forum komunikasi pelaku usaha pariwisata Sleman," katanya.
BACA JUGA: Terdampak Tol Jogja-Bawen, Relokasi dan Peninggian Makam Druju Mulai Dilakukan
Ishadi mengatakan, menindaklanjuti kasus penangkapan tiga orang tersangka peredaran jip wisata yang ditangkap polisi akibat mengonsumsi narkoba jenis trihexphenidyl tersebut, Dispar Sleman pekan depan akan memanggil seluruh komunitas jip wisata Kabupaten Sleman, khususnya di kawasan Kaliurang, Pakem dan Kaliadem, Cangkringan.
"Kami akan menekankan kembali pentingnya mengutamakan keamanan dan kenyamanan wisatawan, sekaligus dampak yang ditimbulkan apabila melakukan pelanggaran. Utamanya terkait standar keamanan pengemudi jip wisata, terkait dengan larangan mengemudi dalam keadaan berbahaya (mabuk dan/atau dalam pengaruh obat berbahaya)," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya juga akan menyampaikan dampak terkait pelanggaran larangan tersebut, baik bagi pengemudi, pengusaha, dan pada citra pariwisata Sleman.
Dispar Sleman juga menyiapkan langkah terukur dan sistematis, termasuk menjalin kordinasi dengan instansi lainnya, sebagai strategi Dinas Pariwisata Sleman dalam perbaikan pariwisata Sleman di masa yang akan datang.
"Salah satunya, koordinasi lebih lanjut dengan BNN Kabupaten Sleman, Kapolresta Sleman, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dan pihak lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Perlinsos Digital telah mencatat 18,2 juta keluarga. Pemerintah menargetkan 96 juta keluarga terdaftar pada akhir 2026.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.
TNBTS mengingatkan wisatawan mematuhi batas aman kawah Bromo pascaerupsi Kamis (5/11/2026). Status gunung masih Level II atau waspada.
Wamenko Pangan Hanif Faisol menegaskan tidak ada PSN atau proyek cetak sawah di TN Wasur. Lahan bekas karhutla harus dikembalikan sesuai fungsi ruangnya.
Sufmi Dasco Ahmad menyatakan DPR belum membahas wacana pemakzulan Gibran dan meminta publik menunggu masa sidang berikutnya.
Pegadaian meraih dua penghargaan nasional melalui Tring! by Pegadaian atas inovasi keuangan digital dan strategi pemasaran investasi emas.