Lomba Lukis DIY-Kyoto Digelar di Sleman, 20 Pelajar Jadi Wakil DIY
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Foto ilustrasi. Atraksi Tradisi Cing-Cing Goling di Dusun Gedangan, Gedangrejo, Karangmojo, Gunungkidul. dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa baru ada sepuluh kalurahan berstatus mandiri budaya di Gunungkidul.
Sepuluh tersebut antara lain Kalurahan Putat, Bejiharjo, Jerukwudel, Giring, Kemadang, Semin, Beji, Katongan, Ngalang, dan Semanu, Gunungkidul.
Sedangkan, ada 40 kalurahan masuk kantong budaya, dan 55 kalurahan rintisan budaya. Sisanya ada rintisan mandiri budaya dan budaya.
Kepala Disbud Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan pembentukan kalurahan mandiri budaya merupakan kewenangan Pemda DIY.
Pemkab melalui Disbud Gunungkidul berwenang untuk mendampingi selama proses pembentukan dan setelah terbentuk.
Kalurahan dapat dikatakan berstatus mandiri budaya setelah mendapat status preneur, prima, wisata.
Dalam Pasal 3 Peraturan Gubernur (Pergub) DIY No. 93/2020 disampaikan bahwa desa/kalurahan mandiri budaya merupakan sinergi dan harmonisasi program/kegiatan desa/kalurahan budaya, desa/kalurahan wisata, desa prima dan desa preneur.
“Ketika empat gelar ini sudah tersandang, maka kalurahan dapat menjadi mandiri budaya,” kata Agus ditemui di GOR Siyono, Playen, Rabu, (14/8/2024).
BACA JUGA: Kasus Paskibraka Lepas Jilbab, Ini Respons Pemda DIY
Agus menegaskan kalurahan mandiri budaya akan menjadi bagian dari industri kebudayaan yang akan dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian. Dengan begitu, kalurahan mandiri budaya juga berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan.
Dia memberi contoh dengan upacara adat rasulan di beberapa wilayah di Gunungkidul yang saat ini masih digelar dengan berorientasi pada kebutuhan rohani/spiritual semata.
Ke depan, Agus berharap upacara adat tersebut dapat dientertain menjadi peristiwa budaya yang menciptakan culture tourism.
Disbud, katanya menjadi salah satu penyanggaran pariwisata Gunungkidul. Melalui potensi daerah, Disbud dapat terlibat dalam mengatasi low season pariwisata.
Lebih jauh, Agus mengaku pengembangan industri budaya yang melibatkan kalurahan mandiri budaya akan digelar dilakukan pada Hari Ulang Tahun Gunungkidul pada 4 Oktober. Akan ada rangkaian kegiatan sejak awal September 2024.
“HUT Gunungkidul memang kami persiapkan sebagai luncuran bahwa inilah model-model bagaimana nanti kami mengindustrikan potensi kebudayaan di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.