Nomor WhatsApp Hangus? Jangan Panik, Akun Masih Bisa Diselamatkan
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL—Setelah memastikan Modul 1 TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu mulai beroperasi, Pemkab Bantul mengklaim saat ini pembangunan TPST Modalan, Banguntapan telah mencapai 98 persen.
Rencananya, awal September, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang dibiayai oleh APBN dengan dana Rp17 miliar tersebut sudah bisa dioperasionalkan.
"Untuk kapasitas dari TPST Modalan adalah 50 ton perhari. Memakai teknologi karbonasi, tidak RDF. Mudah-mudahan September bisa running," kata Sekda Bantul Agus Budi Raharja, Sabtu (17/8/2024).
Menurut Agus, dengan beroperasionalnya TPST Modalan nantinya akan membantu mengatasi persoalan sampah di wilayah utara dan timur Bantul. Selain itu, pengoperasionalan TPST Modalan juga akan membantu keberadaan modul 1 TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu.
Sebab, kata Agus sejauh ini, modul 1 TPST di Kapanewon Sedayu tersebut sudah dilakukan uji coba dan secara bertahap mampu mengolah 20 ton per hari.
Untuk modul 2 dan modul 3, Kepala DLH Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho menambahkan, masih dalam tahap pembangunan dan diharapkan selesai September mendatang. Adapun kapasitas maksimal dari Modul 2 adalah 20 ton per hari, begitu juga modul 3 sebanyak 20 ton perhari, dengan bentuk produk pengolahan berupa Refuse Derived Fuel (RDF).
"Sehingga kami harapkan nantinya bisa dioptimalkan untuk pengolahan sampah," lanjut Bambang.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat kunjungan ke TPST Modalan, Selasa (2/7/2024) mengungkapkan jika TPST Modalan cukup representatif. Sebab, TPST ini dilengkapi kantor. Terkait dengan operasional, Halim menyebut TPST ini tidak hanya mengolah sampah organik tapi juga anorganik. Akan ada pemilahan terhadap sampah yang akan diolah di TPST Modalan.
Nantinya, sampah bernilai ekonomis, kata Halim akan dijual kembali. Sedangkan residu akan dibakar dan menghasilkan abu. "Untuk sampah organik akan dibuat kompos," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.