Advertisement
Konstruksi Capai 52 Persen, Jalan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Purwomartani Sleman Segera Tersambung
Foto aerial proyek tol Jogja-Solo. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani Sleman atau masuk dalam paket 1.2 terus mengalami peningkatan. Hingga pertengahan Agustus 2024 proyek ini telah memasuki penggarapan di angka 52%. Dengan demikian tak lama lagi jalan tol Jogja-Solo akan segera tersambung sampai ke wilayah DIY.
Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Wilayah DIY, PT Adhi Karya Agung Murhandjanto menjelaskan sejumlah penggarapan konstruksi terus dikebut untuk tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani. Rua ini merupakan sambungan dari kawasan perbatasn antara DIY dan Jawa Tengah.
Advertisement
BACA JUGA : Terkena Proyek Tol Jogja-Solo-YIA, Kabel PLN di 4 Kalurahan Ini Direlokasi
Pengerjaan konstruksi yang dilakukan, saat ini progres konstruksi Tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani sudah tembus di angka 52%. "Secara keseluruhan progres kontruksi Paket 1.2 sudah mencapai 52%," katanya Selasa (20/8/2024)
Adapun pengerjaan konstruksi untuk wilayah DIY di antaranya telah memasuki pekerjaan timbunan tanah uruk telah sampai pada main road. Selain itu dari total 45 box culvert tercatat sudah 31 yang terpasang
Selain material timbunan dan box culvert, pembangunan sejumlah jembatan dalam proyek Tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani pun terus menunjukkan perkembangan. Pada ruas ini untuk di wilayah DIY rencananya ada sembilan jembatan yang bakal dibangun.
Dari sembilan jembatan itu, tujuh jembatan akan dibangun di area main road, sedangkan dua jembatan lainnya bakal dibangun pada interchange (IC) atau simpang susun Purwomartani.
BACA JUGA : Tiga Bidang Tanah Tol Jogja-Solo di Sleman Belum Dibebaskan, Ini Kendalanya
Hingga saat ini lima jembatan sudah rampung dibangun di ruas Klaten-Purwomartani Tol Jogja-Solo. Adapun dua jembatan lainnya masih dalam proses pengerjaan. "Satu jembatan masih dalam proses konstruksi dan satu jembatan lagi masih terkendala karena berada di lokasi makam penduduk yang belum direlokasi. Semua pekerjaan tersebut semuanya di area at grade non-elevated," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






