Kecelakaan Maut di Ringroad Wonosari, 2 Pemotor Meninggal
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman di tahun ini mendapatkan kuota transmigrasi sebanyak empat keluarga. Rencananya pemberangkatan dilaksankan di akhir November 2024.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sleman, Sutiasih mengatakan, berbagai persiapan untuk pemberangkatan keluarga transmigras sudah dilaksanakan. Belum lama ini, sambung dia, calon transmigran sudah mendapatkan berbagai pelatihan dari Pemerintah DIY berkaitan dengan pengelolaah lahan di lokasi transmigrasi.
“Ada pelatihan pertanian seperti bercocok tanam, mengolah lahan hingga perikanan dan peternakan,” kata Sutiasih kepada wartawan, Senin (2/9/2024).
BACA JUGA : Calon Transmigran asal Gunungkidul Mulai Jalani Pelatihan
Dia menjelaskan, dari sisi program, antusias warga untuk mengikuti transimitrasi tergolong tinggi. Namun, kuota yang diberikan pada tahun ini hanya empat keluarga sehingga harus dilakukan seleksi untuk memilih calon transmigrant.
“Adanya banyak dan yang mendaftar melebihi kuota yang disediakan,” ungkapnya.
Menurut dia, persiapan telah selesai dilakukan sehingga tinggal proses pemberangkatan ke lokasi transmigrasi yang telah ditentukan. Rencananya pemberangkatan dilaksanakan di akhir November mendatang.
“Semua sudah siap dan tinggal pemberangkatan,” katanya.
Sutiasih menambahkan, di lokasi transmigrasi akan mendapatkan rumah siap huni. Selain itu, diberikan lahan perkarangan dan usaha seluas dua hektare.
Di sisi lain juga mendapatkan jatah hidup selama 12 untuk berlokasi di lahan kering dan 18 bulan yang berlokasi di lahan basah. Pemkab Sleman juga menyediakan bantuan modal usaha sebesar Rp13 juta untuk satu keluarganya.
“Ada juga bantuan berupa alat dapur, alat tidur, alat penerangan, alat pertanian, pertukangan hingga bantuan benih dan pupuk,” katanya.
Pemeriksa Ketransmigrasian, Dinas Tenaga Kerja Sleman, Denni Indriastuti mengatakan, tahun ini mendapatkan kuota empat keluarga untuk diberangkatkan dalam program transmigrasi. Adapun lokasi tujuan berada di Kabupaten Luwu timur, Sulawesi Selatan dan Sijunjung di Provinsi Sumatera Barat.
Menurut dia, sebelum calon transmigrant ditetapkan harus memenuhi sejumlah persyaratan mulai dari warga Sleman berusia minimal 18-50 tahun, sudah menikah, sehat jasmani dan Rohani.
“Tentunya harus lolos seleksi sehingga keluarga terpilih bisa berangkat ke daerah tujuan transmigrasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
FIFA mengizinkan Bergson dan Brad Tapp membela Malaysia. Status Manuel Hidalgo dan Shane Lowry masih menunggu keputusan.
Cristiano Ronaldo meminta suporter yang mengejek mendiang Diogo Jota kepada Ruben Neves dilarang masuk stadion seumur hidup.
Riset 2026 menemukan generasi muda mengalami penuaan biologis lebih cepat. Kenali faktor gaya hidup dan lingkungan yang sedang diteliti.
MU kalah 0-1 dari Man City dan baru mengoleksi 4 poin. Brighton serta Fulham menanti saat Setan Merah berusaha bangkit.