Gunungkidul Siapkan 4 Hektare untuk Bangun TPST Wukirsari
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman masih menunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait dengan kampanye di Pilkada 2024. Hingga saat ini masih difokuskan untuk tahapan pencalonan.
Anggota KPU Sleman, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, masih fokus di tahapan pencalonan. Adapun proses masih dalam penyelesaian verifikasi administrasi terhadap berkas milik pasangan calon yang diserahkan saat pendaftaran di 27-29 Agustus 2024.
“Masih diteliti kelengkapan dan keabsahan dari dokumen maupun berkas milik masing-masing pasangan calon,” katanya, Selasa (3/9/2024).
Selain itu, KPU juga masih menunggu hasil pemeriksaan Kesehatan dari pihak RSUD Sleman. Proses pemeriksaan terhadap masing-masing bakal calon sudah berlangsung di 30-31 Agustus 2024.
“Kami masih menunggu dan rencananya kami serahkan bersama dengan hasil verifikasi administrasi ke pasangan calon antara 5-6 September,” katanya.
Adapun untuk kampanye, ia mengakui hingga sekarang belum ada PKPU tentang Kampanye. Oleh karenanya, kepastian masih menunggu turunnya jadwal berkampanye dari KPU RI.
“Kita tunggu, tapi sekarang masih difokuskan untuk penelitian administrasi syarat pencalonan dari masing-masing pasangan,” katanya.
Sebagaimana diketahui bersama, di Pilkada Sleman ada dua pasangan yang mendaftar. Pasangan calon pertama adalah Harda Kiswaya dengan Danang Maharsa yang diusung 12 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Sleman Baru.
Partai ini terdiri dari PDI Perjuangan, PKB, PKS, Gerindra, Golkar, NasDem dan PPP. Selain itu, juga ada Partai Ummat, Gelora, Demokrat, PSI dan Partai Buruh.
Adapun bakal calon kedua merupakan pasangan Kustini Sri Purnomo dengan Sukamto. Pasangan ini diusung oleh PAN, Perindo, PBB, PKN dan Garuda.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, tahapan pencalonan masih panjang. Pasalnya, setelah penelitian berkas pendaftara selesai akan ada masa perbaikan dan setelah itu hasilnya akan diumumkan guna mendapatkan masukan dari Masyarakat.
“Rencananya penetapan calon dilaksanakan pada 22 September sekaligus pengambilan nomor urut,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.