Advertisement
Kabar Duka, Profesor Pisang dari Bantul Meninggal Dunia
Lasiyo semasa hidupnya. - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Kabar duka datang dari Kapanewon Bambanglipuro. Salah satu tokoh penting di Kapanewon Bambanglipuro, Kyai Lasiyo Syaifudin, 69, meninggal dunia.
Lasiyo selama ini dikenal sebagai profesor Pisang dari Bantul yang dikenal pelihara TUYUL (Takwa, Usaha, Yakin, Ulet atau inovatif dan Lincah) meninggal dunia pada Minggu (8/9/2024) pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul.
Advertisement
Lurah Sidomulyo, Bambanglipuro, Edi Murjito yang dikonfirmasi terkait dengan meninggalnya warga Ponggok, Sidomulyo, Bambanglipuro tersebut.
"Benar, meninggal dunia tadi pagi jam 10.00 WIB. Rencana dimakamkan Senin (9/9/2024) pukul 10.00 WIB di Makam Suci Ponggok," kata Edi kepada Harian Jogja, Minggu (8/9/2024).
Menurut Edi, meninggalnya Lasiyo cukup membuat dirinya dan warga sekitar kaget. Sebab, beberapa pekan lalu, Lasiyo masih sempat beraktivitas bersama dengan masyarakat membersihkan saluran air pertanian.
Selain itu, Lasiyo selama ini dikenal sangat fokus dalam hal peningkatan kesejahteraan petani, utamanya di Sidomulyo, Bambanglipuro.
"Tentu, kepulangan beliau membawa duka bagi kami. Beliau adalah tokoh penting yang sejak awal konsen terhadap pangan dan kesejahteraan petani di tempat kami," lanjut Edi.
Lasiyo meninggalkan istri, dua anak dan dua menantu serta 4 cucu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ratusan Gempa Guncang Sulawesi Utara, Banyak yang Tak Terasa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement





