Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rumah sakit di Kulonprogo kekurangan dokter spesialis sejumlah 173 orang. Jumlah tersebut hasil dari analisa rencana kebutuhan pada 2024 ini.
Kekurangan dokter spesialis ini terus diupayakan dengan berbagai cara seperti rekrutmen CPNS, kerja sama melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), hingga pengangkatan dokter umum jadi dokter spesialis. Dokter spesialis yang perlu ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan ini antara lain radiologi, urologi, spesialis paru-paru, jantung, hingga anak-anak.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo menyebut dampak dari kekurangan dokter ini jika tak diatasi adalah terhambatnya pelayanan kesehatan masyarakat. Kekurangan dokter ini terutama terjadi di RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang yang notabene milik Pemkab.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami menjelaskan pengangkatan dokter umum jadi dokter spesialis dilakukannya dengan mengirimnya untuk ikut PPDS.
Solusi ini memungkinkan mengingat terdapat beasiswa pendidikan dari Kementerian Kesehatan yang menyediakan anggaran untuk PPDS.
Sri Budi menjelaskan peminat program tersebut juga banyak dan sejalan dengan kebutuhan dokter spesialis yang ada. Sementara pemenuhan kebutuhan dengan rekrutmen CPNS juga terus dilakukan, terbaru dibuka 12 formasi untuk dokter spesialis.
BACA JUGA: Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Sleman Diperpanjang hingga Akhir November 2024
Pemenuhan kebutuhan dokter spesialis ini, jelas Sri Budi, dilakukan secara bertahap. "Semuanya diupayakan terus untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan," jelasnya.
Sekalipun kekurangan dokter spesialis, menurut Sri Budi, layanan kesehatan untuk masyarakat dapat terus dilakukan secara optimal.
"Selain rumah sakit milik pemerintah, ada juga rumah sakit swasta yang kami koordinasikan untuk melayani keluhan-keluhan kesehatan yang ada secara optimal," terangnya.
Total terdapat tujuh rumah sakit swasta di Kulonprogo, lanjut Sri Budi, yang statusnya kelas D. "Pemenuhan kebutuhan dokter spesialis ini adalah bagian dari meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.