Kreatif, 10 Petani Muda Rejo Farm Hias 300 Melon Agustusan
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Potret awan panas guguran yang terpantau oleh BPPTKG pada Selasa (17/9/2024)./Istimewa-BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN—Satu awan panas guguran terpantau oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terjadi di Gunung Merapi pada awal pekan.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso membenarkan adanya kejadian awan panas guguran pada siang hari ini. "Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada Selasa 17 September 2024 pada pukul 14.57 WIB," kata Agus saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Agus menambahkan jika awan panas guguran yang terjadi pada Selasa siang beramplitudo maksimum 49 milimeter dengan durasi 111 detik. Menurut estimasi BPPTKG, jarak luncur awan panas guguran ini bahkan lebih dari satu kilometer.
"Estimasi jarak luncur 1.100 meter ke arah barat daya atau Kali Bebeng. Arah angin ke barat, visual Gunung Merapi berkabut," ucap dia.
BACA JUGA: Gunung Merapi Erupsi Malam Ini, Luncurkan Awan Panas 1.300 Meter Arah Kali Bebeng
Awan panas guguran pada Selasa siang bukan menjadi satu-satunya yang terjadi di Gunung Merapi pada pekan ini.
Sebelumnya pada Senin (16/9/2024), BPPTKG juga mencatat adanya dua kejadian awan panas guguran. Arah awan panas guguran pada Senin kemarin juga sama, mengarah ke barat daya dengan hatak luncur maksimal satu kilometer.
Mengingat potensi bahaya yang ada, masyarakat diminta Agus untuk menjauh dari daerah potensi bahaya. "Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," tegas Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Prabowo meminta penanganan bencana cepat dan terpadu. Enam pesawat TNI AU membawa 31 ton logistik ke NTT dan 500 pompa air ke Kalimantan.
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.