Advertisement
Petani Kulonprogo Dapat Bantuan Benih Jagung untuk Tingkatkan Produktivitas
Pertanian jagung di Kapanewon Kokap yang berpotensi besar. Dok Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seluruh kelompok tani di Kapanewon Kokap mendapat bantuan benih jagung dari Kementerian Pertanian melalui Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Yogyakarta. Bantuan ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan menyedihkan alternatif tanaman bagi petani di Bumi Binangun.
Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kokap yang memfasilitasi bantuan ke kelompok tani mencatat total bibit jagung yang diberikan sebanyak 15 kilogram jenis Pulut Uri untuk tiap kelompok. Selain itu juga diberikan bantuan bibit padi Inpari Bio Prima sebanyak 25 kilogram dan beberapa kilogram bibit umbi gembolo.
Advertisement
Koordinator BPP Kokap, Yuliana Wiwik Ambarwati, menjelaskan bantuan jagung dan padi juga untuk mengawali penjajakan rencana budi daya padi gogo di kawasan Menoreh. Ia menilai padi gogo dapat ditanam dengan sistem tumpangsari bersama jagung sehingga produktivitas pertanian meningkat. Padi gogo adalah jenis tanaman pangan yang tahan ditanam di kawasan yang kekurangan air. "Padi jenis ini cocok untuk ditanam di Kokap yang juga kerap dilanda kekeringan, sehingga petani tidak perlu khawatir meskipun kesulitan air," katanya, Selasa (17/9/2024).
BACA JUGA: Pemda DIY Tegaskan Netralitas ASN Harus Sampai ke Tingkat Kelurahan
Wiwik menyebut padi gogo juga bisa ditanam dengan umbi gembolo yang tak memerlukan banyak air dalam penanamannya. Pemberian bibit gratis ke kelompok tani itu juga menandai pertemuan rutin yang dilakukan BPP Kokap. "Harapannya setelah ini rutin berkumpul agar koordinasi terutama untuk pertanian dengan kelompok tani dapat lebih maksimal lagi," katanya.
Meskipun Kokap kerap dilanda kekeringan, menurut Wiwik, bukan berarti tak ada potensi pertanian di wilayah perbukitan itu. "Potensi ada dan perlu dimaksimalkan lagi, ini upaya kami agar meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang didominasi petani," tuturnya.
Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kokap. Menurut Wiwik, juga didukung berbagai pihak. "Pemberian benih dari BPSIP Yogyakarta ini sangat membantu dan meningkatkan semangat kelompok tani di Kokap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Korlantas Hentikan One Way Nasional KM 70 hingga Kalikangkung
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kemenag Kota Jogja Sudah Data Ratusan Titik Salat Id
- 10 Kontingen Ramaikan Lomba Gema Takbir Jogja 2026, Rebut Piala Sultan
- Takbir Keliling Disekat, Malioboro Dipastikan Steril
- Peningkatan Penumpang Terjadi di Terminal Palbapang Bantul
- Salat Id Digelar di Masjid Gedhe Kauman hingga Sekitar Alun-Alun
Advertisement
Advertisement








