Jadwal Komplet dan Tarif Bus DAMRI Jogja-YIA, 27 Agustus 2026
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Sampah - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul memastikan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Pasar Angkruksari, Donotirto, Kretek, Bantul segera selesai.
Bahkan, DLH Kabupaten Bantul menargetkan pekan depan, TPSS dengan teknologi ramah lingkungan yakni menggunakan geomembran akan bisa digunakan.
"Kapasitasnya 16 ton per hari. Dan itu hanya akan melayani sampah pasar saja. Jadi menggunakan teknologi ramah lingkungan, dengan dibuatkan cekungan lalu dilapisi geo membran. Mudah-mudahan pekan depan bisa dioperasionalkan," kata Kepala DLH Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, Sabtu (21/9/2024).
Bambang sendiri enggan mengungkapkan berapa anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan TPSS di Pasar Angkruksari.
Hanya saja, ia memastikan pembanguan TPSS di Pasar Angkruksari tersebut mendesak, karena sampai saat ini pengajuan izin kuota untuk pembuangan sampah di TPA Piyungan juga belum direspons oleh Pemda DIY.
BACA JUGA: Resep Spaghetti Bolognese yang Lezat Cocok untuk Akhir Pekan
"Untuk pembangunan TPSS baru di Gadingsari juga belum ada perkembangan izinnya. Sementara ini yang bisa kami lakukan. Karena sampah di Pasar Angkruksari juga harus ditangani," lanjut Bambang.
Di sisi lain, Bambang mengungkapkan terkait dengan perkembangan operasional TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu dan TPST Modalan. Untuk TPST Dingkikan, saat ini terus beroperasi meski dengan kapasitas terbatas, yakni 10 ton per hari.
"Karena kami ingin menjaga ritme dari mesin, selain itu juga agar tidak menimbulkan gesekan ke lingkungan," kata Bambang.
Untuk TPST Modalan, Bambang menyebut saat ini pembangunannya telah selesai. Saat ini DLH hanya tinggal memastikan alat-alatnya berfungsi dengan baik.
"Modalan masih maintenance alat-alat, saja," katanya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih optimistis TPST Modalan dapat beroperasi akhir September 2024 setelah beberapa perbaikan bangunan pengolahan sampah tersebut selesai dikerjakan.
"Mudah-mudahan, akhir September ini TPST Modalan bisa langsung beroperasi," kata Halim.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memang menargetkan pembangunan TPST Modalan Banguntapan selesai pada September. Akan tetapi, dalam perkembangannya, ada evaluasi dari DLH terkait penyempurnaan alat dan bangunan, salah satunya adalah tanjakan di TPST tersebut kurang landai.
"Nanti juga ada satu simulasi untuk menyusun SOP (standar operasional prosedur) yang tepat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kuota LPG 3 kg 2026 diprediksi jebol. Hiswana Migas DIY mendorong subsidi tepat sasaran agar pasokan gas melon tetap aman.
Gunung Awu didominasi gempa vulkanik dangkal dan masih di atas normal. Masyarakat diminta tak beraktivitas dalam radius 3 km.