Puluhan Juta Data Pelanggan Bocor di Jepang, AI Disorot
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Sampah - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul memastikan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Pasar Angkruksari, Donotirto, Kretek, Bantul segera selesai.
Bahkan, DLH Kabupaten Bantul menargetkan pekan depan, TPSS dengan teknologi ramah lingkungan yakni menggunakan geomembran akan bisa digunakan.
"Kapasitasnya 16 ton per hari. Dan itu hanya akan melayani sampah pasar saja. Jadi menggunakan teknologi ramah lingkungan, dengan dibuatkan cekungan lalu dilapisi geo membran. Mudah-mudahan pekan depan bisa dioperasionalkan," kata Kepala DLH Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, Sabtu (21/9/2024).
Bambang sendiri enggan mengungkapkan berapa anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan TPSS di Pasar Angkruksari.
Hanya saja, ia memastikan pembanguan TPSS di Pasar Angkruksari tersebut mendesak, karena sampai saat ini pengajuan izin kuota untuk pembuangan sampah di TPA Piyungan juga belum direspons oleh Pemda DIY.
BACA JUGA: Resep Spaghetti Bolognese yang Lezat Cocok untuk Akhir Pekan
"Untuk pembangunan TPSS baru di Gadingsari juga belum ada perkembangan izinnya. Sementara ini yang bisa kami lakukan. Karena sampah di Pasar Angkruksari juga harus ditangani," lanjut Bambang.
Di sisi lain, Bambang mengungkapkan terkait dengan perkembangan operasional TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu dan TPST Modalan. Untuk TPST Dingkikan, saat ini terus beroperasi meski dengan kapasitas terbatas, yakni 10 ton per hari.
"Karena kami ingin menjaga ritme dari mesin, selain itu juga agar tidak menimbulkan gesekan ke lingkungan," kata Bambang.
Untuk TPST Modalan, Bambang menyebut saat ini pembangunannya telah selesai. Saat ini DLH hanya tinggal memastikan alat-alatnya berfungsi dengan baik.
"Modalan masih maintenance alat-alat, saja," katanya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih optimistis TPST Modalan dapat beroperasi akhir September 2024 setelah beberapa perbaikan bangunan pengolahan sampah tersebut selesai dikerjakan.
"Mudah-mudahan, akhir September ini TPST Modalan bisa langsung beroperasi," kata Halim.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memang menargetkan pembangunan TPST Modalan Banguntapan selesai pada September. Akan tetapi, dalam perkembangannya, ada evaluasi dari DLH terkait penyempurnaan alat dan bangunan, salah satunya adalah tanjakan di TPST tersebut kurang landai.
"Nanti juga ada satu simulasi untuk menyusun SOP (standar operasional prosedur) yang tepat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Rabu, 21 Oktober 2026 di Godean, SIM Corner JCM dan Ramai Mall, beserta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Luhut Binsar Pandjaitan menyebut hilirisasi kratom dan kemenyan ditargetkan diluncurkan Maret 2027, dengan rencana pusat riset genom di Danau Toba.
BP3MI Jawa Tengah mendorong peningkatan kompetensi calon pekerja migran melalui program SMK Go Global.
Polda DIY mengamankan sejumlah demonstran saat aksi di DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026). Polisi menyebut terjadi pelemparan batu dan petasan.
KMP Batumandi terbakar saat hendak sandar di Pelabuhan Merak, Banten. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi, tanpa laporan korban jiwa.