Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi Kabut - Harian Jogja/Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum cerah berawan pada Rabu (2/10/2024), namun sore hari cenderung berawan dan kabut.
Berdasarkan prakiraan BMKG dalam laman bmkg.go.id disebutkan sebagian besar wilayah DIY pada pagi hari pukul 06.00 WIB hingga Pukul 07.00 WIB cerah berawan. Kemudian Pukul 08.00-09.00 WIb berawan tebal dan berawan, namun kembali lagi cerah berawan dan berawan hingga Pukul 16.00 WIB.
pada Pukul 17.00 WIB kondisi cuaca di DIY diselimuti kabut, kemudian Pukul 18.00 WIB hingga Pukul 21.00 WIB kembali berawan, dan tengah malam cuaca cerah berawan.
Suhu udara rata-rata 23 hingga 33 derajat celcius, sementara kelembaban 60-95%.
BACA JUGA: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen di Sleman Sisa 2 Persen, Segini Progresnya
Berikut adalah prakiraan cuaca secara detail pada lima kabupaten dan kota hari ini khususnya di pusat kota:
Pagi : Kabut
siang : Kabut
Malam : Cerah Berawan
Pagi : Udara Kabur
siang : Cerah berawan
Malam :Kabut
Pagi : Udara kabur
siang : Cerah berawan
Malam : Cerah berawan
Pagi : Kabut
siang : Cerah Berawan
Malam : Cerah berawan
Pagi : Cerah Berawan
siang : Cerah Berawan
Malam : Berawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.