Bapemperda DPRD Jogja Targetkan 13 Raperda pada 2027
Bapemperda DPRD Kota Jogja menyiapkan 11 usulan Raperda untuk Propemperda 2027 dan membuka peluang penambahan hingga 13 regulasi.
Petugas Diskop-UKM Kulonprogo melakukan kurasi produk yang bisa dijual di aplikasi BelaBeliKu. – Antara/ist- Dokumen Diskop-UKM Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 163 produk usaha mikro kecil (UKM) dari Kulonprogo masuk dalam aplikasi SiBakul Yogyakarta, sebuah aplikas penjualan daring yang dimotori Dinas Koperasi dan UKM DIY.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo Iffah Mufidati di Kulonprogo, Jumat, mengatakan jumlah pelaku UKM yang sudah terdaftar di situs resmi SiBakul Jogja ada 309 dengan 1.916 produk. Produk-produk tersebut terdiri dari makanan, minuman, kerajinan, dan juga pakaian.
“Laporan kami untuk BelabeliKu, sampai saat ini 1.916 produk, dan jumlah UMKM nya ada 309 dan yang sudah terintegrasi dengan SiBakul ada 163," kata Iffah, Jumat (4/10/2024).
Ia mengatakan pada 27 September 2024 juga telah dilaksanakan launching integrasi antara BelabeliKU dan SiBakul Yogyakarta untuk fasilitas bebas biaya kirim. Hal ini melibatkan PT Pos Indonesia sebagai penyedia jasa pengiriman.
“Fasilitas bebas ongkos kirim ini dilayani oleh PT Pos Indonesia. Tahap awal, PT. Pos Indonesia yang melayani untuk pengiriman bebas ongkos kirim. Dan untuk tahap selanjutnya akan dilanjutkan jasa pengiriman lainnya yang memang menjadi mitra SiBakul Yogyakarta," katanya.
Lebih lanjut, Iffah berharap masyarakat umum juga bisa mengakses situs BelabeliKU sekaligus membeli produknya. Integrasi dengan SiBakul Yogyakarta juga membuat aksesnya bisa dilakukan di seluruh Indonesia.
Ia pun berharap situs tersebut bisa memotivasi para pelaku UMKM di Kulonprogo untuk terus mengembangkan produknya. Termasuk memperluas minat konsumen dalam membeli produk mereka.
BACA JUGA: Konsumsi Listrik Indonesia Masih Rendah, Pakar Energi UGM Ungkap Sebabnya
"Pemasarannya pun bisa lebih luas karena dilakukan secara daring, yang tidak dibatasi secara kewilayahan," kata Iffah.
Selain dukungan dari kolaborasi program BelabeliKU dan SiBakul Yogyakarta, Penjabat Bupati Kulonprogo Srie Nurkyatsiwi, MMA juga mengatakan bahwa dukungan dari pelaku UMKM sendiri juga sangat penting. Antara lain pelaku UMKM di Kulonprogo diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, seperti memanfaatkan pemasaran digital.
"Pelaku UMKM saat ini mau tidak mau harus mampu berhadapan dengan era digital, agar usahanya bisa berkembang pesat," katanya.
Pemda DIY telah menyediakan aplikasi SiBakul Jogja sebagai market hub sekaligus sarana edukasi UMKM lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bapemperda DPRD Kota Jogja menyiapkan 11 usulan Raperda untuk Propemperda 2027 dan membuka peluang penambahan hingga 13 regulasi.
Polres Gunungkidul menerapkan larangan vape bagi anggota Polri dan ASN. Seksi Propam ditugaskan mengawasi dan menindak pelanggaran.
Jina Kim, Founder barenbliss, membagikan lima tips menggunakan maskara agar bulu mata terlihat lebih panjang, lentik, dan terdefinisi.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp350,15 juta kepada tiga ahli waris, termasuk beasiswa pendidikan Rp118,5
OPSI mengusulkan kenaikan UMP dan UMK 2027 sebesar 6,5%-7,5% untuk menjaga daya beli pekerja di tengah tekanan inflasi.
Transfer bank dan saldo GoPay hingga OVO tidak otomatis kena PPN. Pajak berlaku atas biaya jasa tertentu sesuai ketentuan.