Advertisement
Warga Gunungkidul Diminta Aktif Memangkas Pohon Lapuk
Foto ilustrasi pemangkasan pohon - Harian Jogja - David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Gunungkidul diimbau untuk melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang bisa menjadi ancaman jika terjadi angin kencang guna mengantisipasi potensi bencana angina kencang di masa pancaroba.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono, Selasa (5/11/2024), mengatakan saat ini Gunungkidul mulai memasuki musim hujan yang merata.
Advertisement
"Pada musim perubahan ini, potensi hujan disertai angin kencang sangat tinggi. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih," kata Purwono, Selasa.
Ia mengatakan hujan yang mengguyur Gunungkidul beberapa hari terakhir ini menyebabkan pohon tumbang pada beberapa titik. Pohon tumbang menyebabkan kerusakan rumah hingga aliran listrik padam karena jaringan listrik roboh akibat tertimpa pohon tumbang.
"Hujan deras pada Senin (4/11/2024) sedikitnya menyebabkan lima rumah rusak ringan hingga parah, karena tertimpa pohon tumbang," katanya.
Purwono mengatakan atas kejadian tersebut BPBD Gunungkidul langsung asesmen yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) maupun pihak terkait guna meminimalkan baik dampak maupun korban.
"Bantuan terkait dukungan peralatan dan permakanan untuk memudahkan penanganan bencana tersebut," katanya.
Lebih lanjut Purwono mengatakan BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini dan informasi cuaca menjadi perhatian peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, kata dia, hindari pohon besar, tiang listrik, reklame, daerah rawan longsor dan daerah aliran sungai.
"Kami imbau masyarakat di daerah-daerah potensi bencana untuk mewaspadai hujan deras intensitas tinggi disertai angin kencang dan durasi lama untuk mengungsi ke tempat yang aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








