BNNP DIY Gandeng Budaya Jogja untuk Perangi Narkoba, Ini Strateginya
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Ilustrasi SPBU - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi per 1 November 2024 kecuali Pertamax. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati mengatakan meski yang naik adalah BBM non subsidi pengaruhnya cukup signifikan pada inflasi.
Ia mengatakan bensin andilnya tertinggi pada inflasi di DIY. Akan tetapi apakah kenaikan BBM non subsidi akan menjadikan DIY inflasi bulan ini, belum bisa dipastikan. Perlu dilihat lagi apakah kenaikan ini berlaku sepanjang bulan, atau akan ada penurunan lagi di pertengahan atau akhir bulan.
"Sangat berpengaruh karena bensin ini andilnya untuk inflasi tertinggi di DIY," ucapnya, Senin (11/11/2024).
Herum menjelaskan kebijakan yang berpengaruh pada inflasi sebenarnya tidak hanya bensin. Namun juga komoditas lain seperti tarif dasar listrik, tarif PDAM, minyak goreng, gula, dan lainnya.
"Kalau gak turun sampai akhir November potensi di komoditas bensin punya andil dalam inflasi. Nanti kita lihat belum akhir bulan," lanjutnya.
Sebelumnya, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan harga BBM nonsubsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus dan juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Dia mengatakan evaluasi harga dilakukan berkala setiap bulan. Bisa naik, turun atau tetap. Menurutnya Oktober lalu semua harga BBM nonsubsidi Pertamina turun. November ini harga mengalami kenaikan sedikit kecuali Pertamax harganya tetap.
"Hal ini dikarenakan harga MOPS RON 92 mengalami kenaikan relatif kecil sehingga harga Pertamax diputuskan tidak naik," ucapnya.
Melansir dari laman resmi PT Pertamina (Persero), harga BBM di DIY dijual dengan harga yang sama dengan DKI Jakarta yakni Pertamax Rp12.100 per liter, Pertamax Green Rp13.150 per liter, Pertamax Turbo Rp13.500 per liter, Dexlite Rp13.050 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.440 per liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.