Advertisement
Ratusan Warga Binaan Akan Memilih di TPS Lapas Kelas II B Wonosari
Lapas Cebongan, Sleman. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mencatat 119 warga binaan Lapas Kelas II B Wonosari dan Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta akan memberikan suaranya saat pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rabu (27/11/2024).
Kadiv Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Gunungkidul, Irwan Budisusanto mengatakan warga binaan laki-laki mendominasi sebagai pemilih. Hanya, dia belum dapat menyampaikan angka pasti jumlah pemilih laki-laki.
Advertisement
“TPS di lokasi khusus kami pusatkan di Lapas Kelas II B Wonosari. Warga binaan perempuan nanti akan dibawa ke Lapas Kelas II B Wonosari,” kata Irwan dihubungi, Kamis (14/11/2024).
BACA JUGA: 4.823 APK Pilkada Kota Jogja Langgar Ketentuan, Terbanyak di Kemantren Umbulharjo
Irwan menambahkan anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) merupakan petugas Lapas, bukan dari warga sekitar Lapas. Mereka akan ikut mengawasi proses pemungutan suara dan mendirikan TPS minimal sehari sebelum pemungutan.
Tegas Irwan, petugas Lapas bertanggung jawab terhadap sumber daya manusia KPPS. Mereka juga perlu memastikan keamanan terhadap warga binaan.
Lebih jauh, Irwan menerangkan pemungutan dan penghitungan suara di Lapas Kelas II B Wonosari akan berjalan cepat. Hal ini telah mempertimbangkan jumlah dan keberadaan pemilih yang terkonsentrasi di titik.
Paling tidak, kata dia pemungutan suara memerlukan dua hingga tiga jam. Meski selesai lebih cepat, penghitungan tetap harus mengikuti jadwal pada pukul 13.00 WIB. KPPS tidak dapat mendahului penghitungan.
Disinggung ihwal perubahan letak lokasi TPS secara keseluruhan, Irwan mengaku tidak ada perubahan. Namun, jumlah pemilih di TPS lokasi khusus berpotensi berubah. KPU masih membuka perubahan data pemilih hingga sepekan sebelum hari pemilihan.
“Narapidana kan ada yang sudah bebas dan ada yang barumasuk. Kami sudah koordinasi dengan Lapas agar sampai H-7 tidak ada pergeseran narapidana agar pendataan lebih valid,” katanya.
Anggota KPU Gunungkidul, Supami mengatakan sosialisasi terhadap warga binaan di dua Lapas tersebut masih belum KPU lakukan. “Jadwalnya masih perlu saya cek ke divisi partisipasi masyarakat. Nanti yang berkepentingan saja yang sosialisasi di sana,” kata Supami.
Supami menambahkan sosialisasi di Lapas akan fokus pada visi dan misi Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah dan tata cara pemungutan. KPU akan membawa sampel surat suara untuk mereka tunjukkan ke warga binaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








