Advertisement
Cegah Stunting, Ibu-ibu di Purbayan Dilatih Pembuatan MPASI
Kader Posyandu dan ibu-ibu di RW06 Purbayan, Kotagede, Kota Jogja diberikan penguatan melalui pelatihan pembuatan makanan pendamping air susu ibu (MPASI)untuk pencegahan stunting, Sabtu (16/11/2024). Kegiata itu digelar oleh Pusat Studi Gender Universitas Islam Indonesia (UII). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kader Posyandu dan ibu-ibu di RW06 Purbayan, Kotagede, Kota Jogja diberikan penguatan melalui pelatihan pembuatan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) untuk pencegahan stunting, Sabtu (16/11/2024). Kegiatan itu digelar oleh Pusat Studi Gender Universitas Islam Indonesia (UII).
Peneliti Pusat Studi Gender UII Riana Rahmawati mengatakan pemilihan lokasi di Kelurahan Purbayan karena menyesuaikan dengan data 2022 Puskesmas bahwa masih ditemukan anak dengan stunting sejak. Meski demikian data tersebut saat ini sudah terus menurun.
Advertisement
"Kami berusaha untuk membantu dengan intervensi agar data stunting ini terus menurun. Kami menghadirkan 19 ibu yang memiliki anak dengan potensi stunting," katanya.
Ia menambahkan selain ibu, sebanyak 15 kader Posyandu juga turut dihadirkan karena ke depan terus memberikan pendampingan untuk pencegahan stunting. Adapun bentuk materi yang diberikan antara lain terkait peran ibu dalam deteksi dan pencegahan stunting hingga pelatihan pembuatan menu MPASI.
"Harapannya dapat meningkatkan ketrampilan penyiapan dan pembuatan MPASI untuk ibu dan kader. Kemudian meningkatkan kompetensi kader dalam sosialisasi informasi dan metode MPASI yang berbasis teknologi," ujarnya.
Dokter Spesialias Anak Emi Azmi Choironi menambahkan, seorang ibu harus memahami pecegahan stunting sehingga selalu berusaha menyediakan menu yang sehat untuk menunjang pertumbuhan anak. "Sehingga pemahaman terkait stunting ini harus terus diberikan, terutama bagaimana membuat menu yang sehat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








