Jembatan Garuda Rejosari Dibangun, Warga Tak Lagi Bergantung Crossway
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Harda Kiswaya dan Danang Maharsa./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Calon Bupati Sleman Harda Kiswaya peraih suara terbanyak Pilkada Sleman terus mendapatkan ucapan selamat atas keberhasilan memenangkan Pilkada Sleman 2024. Sejumlah tokoh, mulai dari cucu Sri Sultan HB X, Mas Marrel Suryokusumo hingga pendiri Partai Ummat, Amien Rais ikut memberikan selamat.
Ketua Tim Relawan Gotong Royong yang mendukung pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa, Kunto Riyadi mengatakan sehari setelah coblosan, rumah Cabup Harda Kiswaya di Padukuhan Kowanan, Sidoagung, Godean masih ramai dikunjungi tamu.
Kedatangan para tamu untuk memberikan ucapan selamat atas keberhasilan memenangkan Pilkada Sleman. “Memang tidak seramai setelah coblosan, tetapi masih banyak yang datang memberikan selamat,” kata Kunto, Kamis (28/11/2024).
Menurut dia, tamu yang datang berasal dari berbagai kalangan mulai dari warga, tokoh masyarakat, kepala dukuh, lurah hingga pejabat di lingkup Pemkab Sleman juga sudah hadir. Selain itu, beberapa tokoh seperti Amien Rais sudah datang memberikan selamat pada Rabu (27/11/2024) malam. “Ada juga cucu Sri Sultan HB X, Mas Marrel. Terus, ketua-ketua partai di Sleman yang tergabung dalam Koalisi Sleman Baru juga sudah datang untuk merayakan kemenangan,” katanya.
Harda Kiswaya mengaku siap menjalankan visi misi dan janji politik yang dimiliki selama kampanye. Oleh karena itu, mohon dukungan dan doanya sehingga betul-betul bisa mengemban tugas tersebut dengan sebaik-baiknya. “Kami bersyukur atap apa yang diperjuangkan bersama dengan partai koalisi, relawan maupun masyarakat yang mendukung telah membuahkan hasil dengan memenangkan pilkada Sleman,” kata Harda.
BACA JUGA: Hasil Penghitungan Cepat Pilkada Sleman Paslon 02 Menang Telak 62,14%, Harda Sujud Syukur
Dia mengaku sudah mulai menyiapkan program 100 hari kerja, yang salah satunya melakukan sinkronisasi program yang dituangkan dalam RAPBD 2025 dengan visi misi dimiliki. Untuk saat sekarang, proses sudah masuk dalam evaluasi Gubernur DIY. “Tentu harus ada sinkronisasi agar visi misi yang ada bisa dijalankan,” katanya.
Senada, Calon Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa juga tidak menampik perjuangan selama dua bulan lebih untuk mengenalkan visi misi yang dimiliki sangat melelahkan dan menguras energi, baik tenaga maupun pikiran.
Kendati demikian, dia merasa puas karena kerja keras yang dilaksankaan dapat terbayarkan dengan maksimal dikarenakan dapat memenangkan pilkada 2024. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam pemenangan. Kemenangan ini menjadi obat atas kelelahan yang diperjuangkan selama kampanye,” katanya.
Menurut dia, kemenangan ini bukan hanya untuk partai koalisi maupun relawan yang mendukung, namun merupakan kemenangan bagi seluruh rakyat Sleman. “100 hari nanti setelah dilantik akan memetakan dan mengevaluasi program yang telah dijalankan. Mudah-mudahan kemenangan dan kegembiraan ini bisa kita kawal bersama, tidak hanya saat pelantikan, tapi juga hingga lima tahun ke depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.
Harga emas Antam hari ini, Minggu 26 Juli 2026, masih stagnan. Emas 1 gram bertahan Rp2.612.000, sementara buyback tetap Rp2.352.000.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.