Advertisement
Membangun Rasa Kekeluargaan Jadi Cara Pangudi Luhur Wujudkan Ketahanan Sekolah
Sedikitnya 750 orang dari keluarga Yayasan Pangudi Luhur Yogyakarta mengikuti kegiatan olahraga bersama berupa jalan sehat di Lapangan Kenari, Kota Jogja, Sabtu (8/12/2024). Kegiatan ini menjadi salah satu cara bagi yayasan dalam membangun ketahanan sekolah dengan jumlah siswa mencapai 4.500 anak. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 750 orang dari keluarga Yayasan Pangudi Luhur Yogyakarta mengikuti kegiatan olahraga bersama berupa jalan sehat di Lapangan Kenari, Kota Jogja, Sabtu (7/12/2024). Kegiatan ini menjadi salah satu cara bagi yayasan dalam membangun ketahanan sekolah dengan jumlah siswa mencapai 4.500 anak.
Ketua Yayasan Pangudi Luhur Perwakilan Yogyakarta Bruder Titus Totok Tri Nugroho mengatakan kegiatan olahraga bersama tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangun kebersamaan dan ketahanan sekolah. Saat ini yayasannya memiliki 4.500 siswa dari jenjang TK hingga SMA di seluruh DIY. Selain itu olahraga juga menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran membangun kesehatan di lingkungan lembaganya.
Advertisement
BACA JUGA : Okupansi Hotel DIY Libur Akhir Tahun, PHRI DIY Andalkan Rombongan Sekolah dan Perusahaan
"Hari ini diikuti 750 orang ada perwakilan sekolah, siswa, ada yang purna tugas sampai komite sekolah, besok ibadah sekitar 600 jemaah. Kegitan ini menjadi salah satu bentuk syukur dan membangun rasa kekeluargaan yang nantinya bisa mewujudkan ketahanan sekolah," katanya.
Kepala SMP Pangudi Luhur 1 Jogja Bruder Yustinus Tri Haryadi menambahkan kegiatan itu menjadi ruang kebersamaan sehingga memperkuat rasa kekeluargaan sehingga semua merasa memiliki terhadap lembaga pendidikan Pangudi Luhur. Aspek kolegialitas menjadi penting bagi suatu lembaga pendidikan, sehingga ke depan ada upaya untuk terus mengembangkan sekolah. Ia memastikan Pangudi Luhur tetap menjadi lembaga pendidikan inklusif atau terbuka bagi semua kalangan.
"Supaya peran orang awam atau masyarakat khususnya dalam karya pelayanan kami menjadi semakin nyata, kami para Bruder tidak bisa sendiri butuh dukungan banyak pihak. Kalau biasanya kegiatan hanya internal saja, tetapi saat ini kami coba dengan bentuk berbeda dengan melibatkan banyak pihak," katanya.
Ketua Panitia Elisabeth Dewi Krisnamurti mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian hari pelindung yayasan dan HUT ke-70 Yayasan Pangudi Luhur dengan diikuti seluruh perwakilan seluruh DIY. Adapun tema yang diangkat yaitu penguatan peran awam dalam membangun identitas yayasan. "Untuk menjalin silaturahmi, memperkenalkan juga ke masyarakat umum," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








