Advertisement
Industri Kerajinan, Pemkab Kulonprogo Pertemukan UMKM Mebel dengan HIMKI
Suasana business matching yang dilakukan Pemkab Kulonprogo dengan mempertemukan pelaku UMKM sektor kerajinan dan mebel dengan DPD HMKI DIY, Rabu (11/12 - 2024).
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo mempertemukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor mebel dan kerajinan dengan DPD Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DIY, Rabu (11/12/2024). Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan peningkatan peluang ekspor bagi produk lokal Bumi Binangun.
Penjabat Bupati Kulonprogo, Srie Nurkyatsiwi, menjelaskan pertemuan antara pelaku UMKM dan asosiasi pengusaha yang digelar merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara DPD HIMKI DIY dengan Pemkab Kulonprogo.
Advertisement
“Kegiatan ini menjadi awalan dari komitmen dalam upaya peningkatan IKM, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal di Bumi Binangun,” kata Siwi, Rabu (11/12/2024).
Kolaborasi melalui forum ini, menurut Siwi, diharapkan mampu mendokrak usaha mebel dan kerajinan di Kulonprogo.
“Pelaku UMKM kerajinan dari Kulonprogo nantinya bisa saling belajar sehingga mampu menjadi eksportir secara mandiri," katanya.
Siwi menyebut produk kerajinan dan mebel di Kulonprogo memiliki potensi ekspor, sehingga dengan adanya business matching ini bisa menunjang potensi itu agar bisa diwujudkan bersama.
Sementara, Ketua DPD HIMKI DIY, Ruslamaji Dwi Putranto, mengatakan hampir seluruh pengusaha di asosiasinya sudah berorientasi ke pasar mancanegara.
BACA JUGA: Tujuh Permohonan Sengketa Pilkada Provinsi Diterima MK Sore Ini
“Hampir 90 persen anggota HIMKI sudah berorientasi ke pasar ekspor. Kami berharap pelaku UMKM di Kulonprogo nantinya bisa bergabung dengan DPD HIMKI DIY, karena banyak kegiatan HIMKI DIY yang bersinergi dengan instansi pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.
Banyak manfaat yang bisa dirasakan pelaku usaha kerajinan dan mebel di Kulonprogo, dengan program yang ada di HIMKI DIY seperti pelatihan, sertifikasi, pameran dan lainnya sehingga diharapkan UMKM Kulonprogo bisa naik kelas.
“Selain itu, kegiatan business matching bisa menjadikan UMKM Kulonprogo bisa menjadi datalis supplier untuk anggota HIMKI dalam rangka peningkatan produk ekspor," katanya.
Aji menyebut kolaborasi ini akan saling menguntungkan seluruh pihak sehingga diharapkan ada tindak lanjut. “Kami yakin kegiatan ini menguntungkan semua pihak yang terlibat di dalamnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 3 April 2026, Padat Seharian Tarif Tetap
- Jelang Muscab, PKB Bantul Matangkan Konsolidasi Partai
- HUT ke-80 Sultan HB X, 16 Ribu Nasi Angkringan Ludes di Malioboro
Advertisement
Advertisement








