Parkir Lapangan Pemda Sleman Kini Berbayar, Akses Publik Disorot
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Ilustrasi Terminal Dhaksinarga./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga, Aris Farwanto menyampaikan bus dari Perusahaan Otobus (PO) berinisial PW yang sempat terlibat kecelakaan tunggal di Ponjong, Kabupaten Gunungkidul tidak masuk atau transit ke terminal. Selain itu, KPS (kartu pengawasan) bus tersebut mati.
Aris menegaskan semua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) wajib transit di Terminal Tipe A Dhaksinarga. “Sesuai aturan, bus AKAP wajib masuk terminal tipe A, serta menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat yang telah ditentukan. Nah, bus PW ini tidak masuk terminal,” kata Aris, Minggu (22/12/2024).
Menurut Aris data yang termuat dalam aplikasi Spionam milik Kementerian Perhubungan menyatakan bus tersebut tidak laik administrasi lantaran KPS mereka tak berlaku. Akan tetapi, jika ditilik dari kir kendaraan yang berlaku hingga 2025, bus tersebut masih laik jalan.
Soal alasan bus tersebut tidak masuk ke terminal, Aris memperkirakan bus tersebut menghindari pemeriksaan kelaikan dari petugas Terminal Dhaksinarga akibat KPS mati. “Bisa jadi karena KPS off jadi bus menghindari pemeriksaan kelaikan kami di terminal,” katanya.
Aris menambahkan beberapa bus AKAP memang tidak diperbolehkan masuk ke terminal lantaran tidak laik dari segi administrasi dan teknis kendaraannya. Kelaikan ini dapat diketahui salah satunya, karena petugas terminal juga melakukan ramp check.
Apabila tidak laik, petugas akan memberikan peringatan tertulis sebagai teguran hingga penilangan dengan melibatkan aparat penegak hukum. “Ramp check juga yang kami lakukan juga untuk memastikan kendaraan yang berangkat dari Terminal Dhaksinarga laik jalan dan menjaga keselamatan penumpang,” katanya.
BACA JUGA: Bus yang Kecelakaan di Jalan Imogiri-Panggang, Uji Kirnya Mati sejak 2020
Sebelumnya, sebuah bus berpelat AD yang dikendarai Dulbani, 58, warga Gunungkidul terguling di Jalan Semanu-Rongkop, Dusun Asemlulang, Sidorejo, Ponjong pada Jumat (20/12/2024) pukul 06.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Winarko menjelaskan bus tersebut semua berjalan dari arah utara/Semanu menuju ke arah selatan/Rongkop. Ada tiga penumpang dan satu kernet di bus tersebut.
Saat tiba di jalan lurus dan menanjak, pengemudi kehilangan kendali. Meski telah mengerem, kendaraan tetap berjalan mundur dan terguling. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.