Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Ilustrasi petani memanen padi di sawah yang berada di Dusun Jalakan, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mengaku wilayahnya masih kekurangan ratusan traktor. Tahun ini, DKPP Bantul hanya mendapat 16 traktor dari Pemerintah Pusat.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo menuturkan petani di Bantul masih kekurangan sekitar 300 unit traktor tahun ini. Dia menilai kebutuhan traktor tersebut masih tinggi. Jumlah tersebut juga dapat meningkatkan dengan adanya peningkatan luas lahan yang ditanami tanaman pangan.
Dengan kebutuhan traktor sekitar lebih dari 300 unit tersebut, masih ada beberapa wilayah yang luas lahan yang ditanami tanaman pangan tinggi, tetapi ketersediaan traktor di sana terbatas.
Di sana belum semua kelompok tani memiliki traktor. Beberapa wilayah yang dinilai paling memerlukan tambahan traktor antara lain Imogiri, Piyungan, Sewon, Bambanglipuro dan Pandak.
BACA JUGA: Petani di Bantul Kekurangan Ratusan Traktor, Pemkab Berharap kepada Pemerintah Pusat
Sementara dia menuturkan awal 2024, pihaknya menerima empat unit traktor dari Pusat. Kemudian, pada Jumat (27/12/2024) pihaknya kembali menerima 12 unit traktor juga dari Pusat.
Dia menuturkan pemberian traktor pada Desember 2024 tersebut diserahkan kepada 12 kelompok tani (poktan). Beberapa poktan yang menerima bantuan tersebut berasal dari wilayah Piyungan dan Imogiri. "Itu traktor singkal untuk mengolah tanah. Harapannya untuk mempercepat pengolahan lahan, sehingga masa tanam bisa dipercepat," katanya.
Dia menuturkan bagi kelompok tani yang membutuhkan traktor, maka dapat mengusulkan bantuan traktor ke DKPP Bantul. Pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap usulan tersebut. "Kalau kelompok tani layak diberikan, maka akan kita berikan. Harapan kami traktor itu tidak mangkrak dan dapat dimanfaatkan petani," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.