Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Foto jejak diduga macan yang sempat diabadikan warga di Padukuhan Gerjo, Kalurahan Grogol, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul belum lama ini. /Dok. Ist.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Padukuhan Gerjo, Kalurahan Grogol, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dibuat geger dengan beredarnya informasi macan berkeliaran di ladang warga. Informasi ini pun dibenarkan Lurah Grogol, Latip Wahyudi dan menyebut tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan.
"Awalnya, ada laporan warga yang melihat penampakan mirip macan sekitar sebulan lalu. Tak berselang lama, seminggu yang lalu ada warga lain yang mengaku melihat langsung seekor macan saat mencari pakan ternak di ladang jagung. Kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan jejak yang diduga milik macan," ungkap Latip, Senin (6/1/2025).
BACA JUGA : Warga Lampung Barat Meninggal Diterkam Harimau
Menurut keterangan warga, macan yang terlihat berukuran cukup besar, seukuran kambing dewasa. Penampakan tersebut terjadi pada sore hari saat warga tersebut sedang mencari pakan ternak. Menanggapi laporan tersebut, pihak kalurahan langsung berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.
"Petugas sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan terlihat jejak seperti macan. Kalau sekarang ya akibat hujan mungkin jejak-jejaknya sudah hilang. Meski demikian, kami tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan," tambah Latip.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kalurahan mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari area ladang yang diduga menjadi habitat macan tersebut. Warga juga diminta untuk selalu waspada dan segera melapor jika melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan.
"Kami minta warga untuk mengambil rute yang lebih aman saat beraktivitas di ladang. Setelah selesai bekerja, segera pulang ke rumah. Kegiatan sehari-hari tetap bisa berjalan seperti biasa, tapi dengan tetap memperhatikan faktor keamanan," ujar Latip.
BACA JUGA : 4 Anak Harimau Sumatra yang Lahir di Jerman Diperkenalkan ke Publik
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai adanya korban ternak akibat serangan macan. Pihak berwenang terus berupaya untuk memastikan keamanan warga dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara Kepala BKSDA Jogja, Lukita Awang Nistyantara, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lapangan. "Kami akan cek dulu informasi dan kondisinya di lapangan seperti apa," ujarnya singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.