Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Baznas/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 90 remaja masjid (remais) yang tersebar di 45 kelurahan di Kota Jogja akan mendapat beasiswa dari Baznas Kota Jogja. Remais tersebut akan mendapatkan Rp400.000 per bulan setelah diseleksi.
Pelaksana Bidang 2 Baznas Kota Jogja, Muhammad Fuad, mengatakan program ini adalah program unggulan baru Baznas yang bekerjasama dengan Pemkot Jogja. Program ini menyasar para remais di 45 Kelurahan di Kota Jogja. Tiap kelurahan akan diambil dua kader remais untuk menerima beasiswa.
"Kader remaja masjid ini nantinya akan menerima beasiswa sebesar Rp400.000 tiap bulannya selama satu tahun. Penerima beasiswa wajib memiliki rekening Bank BPD DIY Syariah karena beasiswa dari Baznas sudah non tunai," katanya Rabu, (8/1/2025).
Proses asesmen atau seleksi program ini rencananya akan dimulai pada akhir bulan Januari 2025. Sementara terkait kriteria penerima beasiswa, pihaknya masih belum bisa menjelaskan karena sampai sekarang rumusan tersebut masih dalam proses.
"Insyaallah akhir bulan ini sudah selesai. Setelah rumusan ini selesai kami akan informasikan ke tiap takmir masjid. Nanti jika ada kader remaja masjid yang sesuai kriteria, para takmir masjid dipersilahkan membuat pengajuan," jelasnya.
BACA JUGA: Baznas Alokasikan Rp3,2 Miliar untuk Program Jogja Cerdas
Fuad menjelaskan selama mendapatkan beasiswa, para kader remaja masjid ini diwajibkan untuk aktif dan mengikuti seluruh kegiatan masjid. Karena menurutnya rata-rata remaja masjid hanya aktif di masjid ketika Bulan Ramadan saja. "Tujuan program ini utamanya adalah untuk memakmurkan masjid. Kebanyakan para remaja ini hanya aktif ketika Bulan Ramadan saja," ungkapnya.
Menurut Fuad, peran remaja masjid sangat penting lantaran remaja masjid memiliki kedudukan dan peranan yang sangat strategis dalam pemberdayaan dan pembinaan remaja Islam sekaligus memiliki peran dalam memakmurkan masjid.
"Sehingga adanya para kader remaja masjid ini fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pengembangan masyarakat dapat dioptimalkan," jelasnya.
Ia berharap para penerima beasiswa ini akan menjadi contoh bagi remaja seusianya di wilayahnya masing-masing. Serta memberikan motivasi dan mengajak remaja yang lain agar mau mengikuti segala aktivitas masjid.
"Diharapkan beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para kader remaja masjid, terutama untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan diri mereka," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.