Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak Dagan, Murtigading, Sanden, Rabu (18/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA – Pemda DIY terus berupaya keras untuk mengatasi permasalahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih menjadi ancaman bagi sektor peternakan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan vaksinasi massal pada ternak.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) DIY, Syam Arjayanti menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima 11.000 dosis vaksin untuk sapi pada bulan Januari ini. "Vaksinasi ini sangat penting untuk mencegah penyebaran PMK yang lebih luas," katanya, Kamis (16/1/2025).
Selain vaksinasi, DPKP DIY juga telah menerima bantuan obat-obatan dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) untuk diberikan kepada ternak yang sakit dan vitamin kepada ternak yang sehat. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan imunitas ternak.
Namun, Syam mengakui masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaan vaksinasi. Salah satunya adalah adanya penolakan dari beberapa peternak yang khawatir akan dampak negatif vaksin terhadap ternak mereka. "Kami terus melakukan sosialisasi kepada peternak untuk meyakinkan mereka akan pentingnya vaksinasi," ujarnya.
Untuk mengatasi permasalahan ini, DPKP DIY telah melakukan rapat lintas sektor dengan berbagai pihak terkait. Tujuannya adalah untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam penanganan PMK. "Kami berharap dengan adanya kerja sama yang baik, kami dapat lebih cepat mengatasi masalah PMK ini," kata Syam.
Untuk mencegah penyebaran PMK, DPKP DIY juga bekerja sama dengan kepolisian dan Dishub setempat untuk melakukan pengawasan lalu lintas ternak di wilayah DIY. Meskipun status PMK di DIY masih tertular, tapi pemeriksaan terhadap hewan yang masuk atau keluar dari wilayah DIY tetap dilakukan.
"Hewan yang akan berpindah harus memiliki surat keterangan kesehatan dan sudah divaksin," jelasnya.
Sampai dengan 15 Januari 2025, jumlah kasus PMK di DIY terus mengalami fluktuasi. Tercatat sebanyak 2.308 hewan sakit, 20 hewan sembuh, 166 hewan mati, 53 hewan dipotong bersyarat, dan sisanya masih dalam perawatan. Sementara itu, jumlah hewan ternak yang telah divaksin sebanyak 1.314 ekor.
Syam berharap agar kasus PMK di DIY dapat segera teratasi dan tidak semakin meluas. "Kami akan terus berupaya maksimal untuk mengatasi masalah ini. Namun, kami juga membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama para peternak," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran keuangan selama sembilan musim. Man City masih punya hak banding hingga 2 Oktober.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Inggris menang 2-0 atas Republik Ceko di UEFA Nations League. Anthony Gordon dan Harry Kane mencetak gol kemenangan Inggris.
Spanyol menang 4-1 atas Kroasia di UEFA Nations League 2026/2027. Lamine Yamal mencetak dua gol, disusul Marc Pubill dan Nico Williams