Parkir Bus di Eks Menara Kopi Kotabaru Naik Drastis Saat Libur Panjang
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Ilustrasi
Harianjogja.com, BANTUL–Komando Distrik Militer (Kodim) 0729/Bantul mengaku ada pihak yang mengatasnamakan Kodim 0729/Bantul dan Komandan Kodim (Dandim) untuk upaya percobaan penipuan kerjasama makan bergizi gratis (MBG). Dandim 0729/Bantul, Letkol Inf Muhidin meminta pengusaha katering mewaspadai modus penipuan tersebut.
“Program [MBG] yang belum dimulai di Bantul saat ini dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab untuk percobaan penipuan, sebagai penyedia MBG. Kodim 0729/Bantul dan Dandim dicatut untuk upaya percobaan penipuan,” ujarnya, Senin (20/1/2025).
Muhidin mengaku, beberapa pengusaha katering di Bantul menerima percobaan penipuan dengan dijanjikan untuk bekerjasama sebagai penyedia program MBG. Pihak yang melakukan penipuan tersebut juga menjanjikan Muhidin akan mendatangi pengusaha katering tersebut apabila setuju untuk bekerjasama. Untungnya sejauh ini, percobaan penipuan tersebut tidak berhasil.
“Alhamdulilah sampai Sekarang belum ada yang tertipu, baru percobaan saja,” katanya.
Padahal menurut Muhidin, program MBG di Bantul hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Sehingga belum ada satu pun sekolah di Bantul yang melaksanakan program tersebut.
BACA JUGA: Disdikpora Masih Menunggu Juknis Pelaksanaan MBG di Bantul
Muhidin mengimbau agar pengusaha katering meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mencatut nama institusi resmi seperti Kodim, Koramil, atau Badan Gizi Nasional (BGN).
“Masyarakat Bantul langsung mengkonfirmasi [instansi resmi yang dicatut dalam iming-iming kerjasama MBG], sehingga percobaan penipuan MBG dapat ditangani,” ujarnya. .
Dia menyampaikan percobaan penipuan tersebut selama ini ditujukan dengan mengirim surat, bertemu langsung maupun secara daring. Dia pun meminta pengusaha katering lebih selektif dalam melakukan kerjasama.
“Jangan mudah percaya, konfirmasi dulu ke Kodim,” tegasnya.
Dia menambahkan perekrutan mitra BGN untuk penyedia MBG selama ini dilakukan secara terpusat melalui website mitra.bgn.co.id. Sehingga, masyarakat Bantul diminta agar tidak mudah percaya dengan orang tidak bertanggung jawab yang menawarkan bisa jadi mitra BGN langsung dengan sejumlah biaya. Dia menambahkan selama ini kerjasama untuk menjadi mitra BGN dalam program MBG gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun, namun melalui proses seleksi.
“Jangan takut melaporkan indikasi penipuan MBG ke kami atau ke kepolisian,” lanjutnya. Hal tersebut sangat penting untuk meminimalisir terjadinya korban dan kerugian materiil.
Sementara sejauh ini Kodim 0729/Bantul tengah membangun dapur umum untuk penyediaan makan bergizi gratis (MBG) di Murtigading, Sanden. Saat ini progres pengerjaan dapur umum tersebut telah mencapai 46%.
“Saat ini yang dikerjakan berupa pekerjaan plester dinding, dan pemasangan rangka atap,” ujarnya.
Dia menuturkan rencana pembangunan dapur umum tersebut melibatkan lima belas orang pekerja ditargetkan rampung akhir Januari 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.