Kekeringan Meluas, BPBD Sleman Salurkan 198.000 Liter Air
BPBD Sleman menyalurkan 198.000 liter air bersih kepada 521 KK di empat kapanewon akibat penurunan debit sumber air.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Hasil seleksi administrasi pendaftar Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Tahun Anggaran 2024 Tahap II di lingkungan Pemkab Sleman ternyata belum keluar.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, R. Budi Pramono beralasan belum keluarnya hasil seleksi administrasi CPPPK tersebut karena ada perubahan jadwal.
Jika berdasarkan jadwal, kata Budi, pengumuman seleksi hasil administrasi seharusnya diterbitkan antara Selasa (4/2/2025) hingga Selasa (18/2/2025).
“Namun seleksi administrasi diundur hingga tanggal 8 Februari. Saat ini masih tahap seleksi administrasi,” kata Pramono dihubungi, Selasa (4/2/2025).
Pramono menambahkan pengunduran jadwal tersebut merupakan kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurut dia, ada BKN masih menyelesaikan proses seleksi administrasi.
Menurut catatan BKPP, per Jumat (3/1/2025) ada 2.000 pendaftar CPPPK. Mereka akan bersaing untuk mengisi 589 formasi. Dari jumlah tersebut, rinciannya yaitu jabatan fungsional teknis sebanyak 459 formasi.
Adapun jabatan fungsional teknis guru sebanyak 103 formasi dan jabatan fungsional Kesehatan sebanyak 28 formasi.
BACA JUGA: Rekrutmen PPPK Tahap II Kabupaten Sleman Diminati 2.000 Pelamar
Sebelumnya, dia menegaskan seleksi CPPPK Tahap II masih memprioritaskan eks Tenaga Honorer K2 (THK2) dan tenaga non-ASN yang terdata di database milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun jumlah THK2 di Sleman ada sekitar 300 orang dengan beberapa di antaranya diterima dalam seleksi calon PPPK Tahap I 2024.
Apabila melihat secara keseluruhan, ada sekitar 9.500 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman. Jumlah ini jauh dari kebutuhan ideal pegawai. Pemkab membutuhkan setidaknya 16.000 ASN dengan mendasarkan pada analisis beban kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyalurkan 198.000 liter air bersih kepada 521 KK di empat kapanewon akibat penurunan debit sumber air.
Kompolnas mendukung Polri mengusut tuntas karhutla dan meminta penegakan hukum menyasar individu maupun perusahaan yang bertanggung jawab.
Dispar DIY menyiapkan lima strategi menghadapi low season September-November 2026, mulai dari event hingga paket wisata terpadu.
Polri mengingatkan warga tidak mudah terprovokasi konten lama di media sosial. Cek sumber, waktu, lokasi, dan konteks sebelum percaya.
Menteri PPN Rachmat Pambudy mendorong blockchain digunakan untuk efisiensi, transparansi, dan pembangunan digital Indonesia.
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.