Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Ilustrasi cek kesehatan./freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puskesmas Ponjong 1 dan Puskesmas Paliyan menjadi percontohan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Rencananya, uji coba dilaksanakan mulai Senin (10/2/2025).
Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas 1 Ponjong, Kuncoro mengaku siap melaksanakan program PKG yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.
Berbagai persiapan juga sudah dilakukan, mulai dari menyiapkan ruangan khusus pelayanan, tim medis hingga penyediaan computer dan jaringan dalam pelayanan. “Intinya sudah siap uji coba besok [Senin 10/2/2025]. Tapi, berdasarkan data yang masuk hingga saat ini baru ada satu pasien yang akan melakukan pemeriksaan,” kata Kuncoro saat dihubungi, Minggu (9/2/2025).
Dia menjelaskan, program PKG ada tiga kategori, yakni untuk warga berulang tahun; siswa sekolah; dan warga dengan kategori khusus.
Hanya saja, sambung Kuncoro, di awal program yang terlaksana baru untuk warga yang berulang tahun. Adapun prosesnya, masyarakat harus memiliki dan terdata dalam aplikasi Satu Sehat. “Sudah ada notifikasinya nanti kalau sudah terdata. Terus ada prosesnya dan akan mendapatkan nomor antrean untuk pemeriksaan,” katanya.
Layanan Dasar
Disinggung mengenai pelayanan, Kuncoro mengakui fokus pada layanan dasar seperti pengecekan gula darah sewaktu, tensi hingga cek kolesterol. Kendati demikian, apabila ada indikasi kelainan, maka akan diperiksa secara mendalam di labororium kesehatan yang dimiliki. “Intinya ditangani di puskesmas dulu. Kami sudah menyiapkan tiga dokter umum dan satu dokter gigi guna memberikan pelayanan PKG,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Ismono mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program dari Pemerintah Pusat. Pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan saat diterapkan di Bumi Handayani.
Meski demikian, dia mengakui, bahwa belum semua puskesmas bisa memberikan pelayanan. Pasalnya, di awal pengoperasian baru dua puskesmas yang dapat melayani.
BACA JUGA: 18 Puskesmas di Jogja Siap Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Dia menjelaskan, puskesmas yang dipersiapkan untuk melayani pemeriksaan gratis adalah Pojong 1 dan Paliyan. Kedua puskesmas dinilai memenuhi persyaratan dasar seperti Integrasi Layanan Primer (ILP), ruang skrining, elektronik rekam medik, dan lainnya. “Di awal-awal memang baru dua puskesmas, tetapi untuk layanan kesehatan lain bisa menyusul karena terus dilakukan pemantauan agar bisa mmelaksanakan program tersebut,” katanya.
Menurut Ismono, pemeriksaan gratis diberikan kepada warga yang berulangtahun. Guna melaksanakan program ini, Masyarakat juga harus Bersiap dan salah satunya menyiapkan aplikasi satu sehat di masing-masing gawai yang dimiliki. “Memang harus online untuk mengaksesnya dan sudah disedikaan aplikasi Satu Sehat dari Kementerian Kesehatan,” katanya.
Disinggung mengenai warga yang kurang paham berkaitan dengan gawai, Ismono tidak mempermasalahkan hal tersebut. Pasalnya, ada kebijakan untuk dibantu oleh keluarga terdekatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.