Konten Kreator Wajib Miliki NIB, Pemkab Sleman Siapkan Sosialisasi
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa sedang merentangkan kaos sebagai simbol pemajuan UMKM di Kantor Kelurahan Sidorejo, Godean, Senin (10/2/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menegaskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran utama dalam membangun perekonomian daerah. Oleh sebab itu, perlu ada pemberdayaan bagi pelaku UMKM agar dapat meningkatkan kualitas produk dan pasar.
Dia menambahkan UMKM merupakan penyelamat perekonomian Indonesia, sebagai tulang punggung. Sebab itu, acara-acara kolaboratif sebagaimana yang digelar di Kantor Kalurahan Sidorejo, Godean, Senin (10/2/2025) bertajuk Oktapreneur perlu ditingkatkan.
BACA JUGA : Sepanjang 2024, Rp2,5 Miliar Terserap untuk Pinjaman Lunak UMKM di Sleman
Acara yang diinisiasi Bahana UMKM Bergerak tersebut mengahadirkan perwakilan delapan pilar ekonomi dan lingkungan, yaitu UMKM, Pokdarwis, Desa Wisata, Desa Budaya, Gabungan Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani, Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat WKSBM Darma Sejahtera, dan Pegiat Sampah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui pendampingan, akses pembiayaan, serta penguatan jaringan pemasaran,” kata Danang dikutip Senin (10/2/2025).
Acara temu pelaku ekonomi dan lingkungan seperti itu juga menjadi ruang untuk saling menambah wawasan/ pengetahuan dan ilmu. Danang menegaskan Pemkab Sleman ingin memastikan setiap pelaku usaha mendapat dukungan yang mereka butuhkan. Kebutuhan tersebut mulai dari pelatihan, akses modal, maupun pemasaran digital.
Pendiri Bahana UMKM, Tetra Budiarto mengatakan acara Oktapreneur tersebut tercetus dari Pameran Potensi Daerah di Lapangan Denggung di mana bentuk kegiatannya berupa podcast. Melalui podcast tersebut, dia menyimpulkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dialami pelaku UMKM, seperti produk, perizinan, permodalan, dan pemasaran.
BACA JUGA : Pemkab Kulonprogo Minta ASN Tingkatkan Pembelian di BelabeliKu
“Dari hasil evaluasi terkait permasalahan yang dialami pelaku UMKM dalam podcast teraebut maka diadakan kegiatan Ngaji UMKM yang berencana akan di laksanakan di Bulan April atau Mei dengan setiap 86 kalurahan. Kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan setiap seminggu satu kali yang selesai dua tahun kurang satu bulan,” kata Tetra.
Tetra berharap Bahana UMKM Bergerak dapat memberikan kontribusi dalam mendukung komitmen Pemkab Sleman dalam pengembangan UMKM agar lebih inovatif, tangguh, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.